Leicester memastikan diri melangkah ke perempatfinal Liga Champions usai menang 2-0 atas Sevilla di King Power Stadium, Rabu (15/3/2017) dinihari WIB, pada laga leg kedua. Hasil itu membuat juara Inggris tersebut lolos dengan agregat 3-2, setelah kalah 1-2 di leg pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih, musim ini mereka kepayahan membagi konsentrasi. Di Premier League, juara musim lalu itu gagal menjaga laju dengan tim-tim top dan kini berada di papan bawah.
Kapten Leicester Wes Morgan tak percaya timnya bisa masuk delapan besar di Liga Champions. Dia menyebut kelolosan ini sebagai salah satu malam terindah dalam sejarah klub, setara dengan malam-malam ketika mereka juara Liga Inggris tahun lalu.
"Luar biasa. Saya tak percaya ini. Kami adalah pendatang baru di Liga Champions, tidak memperkirakan bisa melaju sejauh ini dan di sinilah kami," kata Morgan di situs resmi UEFA.
"Ini pastilah salah satu malam terindah di sejarah klub. Saya tak yakin apakah ini akan terjadi lagi, tapi kami melakukannya. Kami membuktikan banyak orang salah dan menepis kemustahilan lagi."
"Kami akan menghadapi siapapun yang muncul dalam undian. Ini adalah malam yang fantastis untuk Leicester. Kami masih perlu berkonsentrasi ke liga, tapi kami akan menikmati momen ini," tambahnya.
Musim lalu Leicester mengejutkan dunia sepakbola ketika memenangi titel Liga Inggris di bawah asuhan Claudio Ranieri. Perjalanan mereka disamakan dengan kisah dongen, terlebih mengingat musim sebelumnya nyaris terdegradasi ke divisio Championship. (raw/nds)











































