Lolosnya Leicester ke Liga Champions musim ini saja sudah jadi kejutan ketika mereka berstatus sebagai juara bertahan Premier League. Tak banyak yang memprediksi Leicester bisa berbicara banyak di kompetisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naiknya Shakespeare sebagai manajer ini lantas membawa perubahan drastis untuk Leicester. Dua kemenangan didapat di Liga yakni atas Liverpool serta Hull City yang membawa klub itu sementara menjauhi zona degradasi.
Di Liga Champions, Leicester malah bangkit usai kekalahan 1-2 dari Sevilla di leg pertama 16 besar. Menjamu Los Rojiblancos di King Power Stadium, Rabu (15/3/2017) dinihari WIB, Leicester menang dua gol tanpa balas untuk lolos ke perempatfinal dengan unggul agregat 3-2.
Leicester juga lolos dari "maut" ketika Kasper Schmeichel menepis penalti Victor Iborra. Sudah ada di perempatfinal, Leicester pun mengaku siap menghadapi siapapun lawannya.
"Kamu tahu bakal ada beberapa tim luar biasa di sini, seperti halnya di fase sebelumnya. Rekor-rekor Sevilla membuktikannya," ujar Shakespeare seperti dikutip Soccerway.
"Kami mungkin hanya tim kejutan tapi kami tahu kualitas tim-tim yang ada membuat semuanya jadi sangat serius saat ini," sambungnya.
(mrp/krs)










































