Monaco dan Dortmund akan saling berjumpa di perempatfinal. Leg pertama dihelat di Signal Iduna Park 12 Maret mendatang sebelum gantian digelar di Stade de Louis II sepekan setelahnya.
Duel ini jadi pertemuan antara dua tim kuda hitam di kompetisi ini. Tapi tensi lag ini takkan kalah dengan laga bigmatch seperti Bayern Munich kontra Real Madrid atau Juventus lawan Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dortmund sendiri adalah tim terproduktif di Liga Champions dengan 25 gol dan lolos ke perempatfinal usai menang 4-1 atas Benfica di leg kedua 16 besar. Sementara Monaco unggul agregat tol tandang 6-6 atas Manchester City.
"Saya rasa Anda tidak akan berpikir bisa menemukan tim yang bisa tampil lepas seperti ini, tapi Anda harus realistis. Kami tidak bisa tampil setengah-tengah, untuk lolos Anda harus tampil luar biasa di dua laga dan itu artinya empat babak," ujar Tuchel di FourFourTwo.
"Saya ingin semua yang datang ke stadion menikmati permainan kami karena kami memainkan permainan menyerang dan selalu mencetak banyak gol. Saya rasa kami sangat bagus dalam hal merebut bola, bermain dalam tempo tinggi, bagus saat menyerang cepat, dan juga tim pekerja keras. Saya juga bisa bilang kami punya identitas tim yang kuat serta semangat," sambungnya.
"Monaco sedikit mirip dengan kami: spektakuler, bermain menyerang dan kuat, rata-rata umur pemain mereka juga sama dengan kami. Mereka bermain dengan tempo tinggi dan ditambah lagi talenta individu yang luar biasa, mereka tim yang sangat kuat. Saya rasa kami tidak akan bermain untuk hasil 0-0: kedua tim sangat suka mencetak gol dan bermain sampai batas mereka."
"Saya selalu optimistis seperti biasanya. Kami sangat siap untuk laga apapun dan kami sangat kuat serta yakin kami bisa menang," tutupnya.
(mrp/rin)











































