DetikSepakbola
Rabu 12 April 2017, 07:55 WIB

Kepolisian Sebut Serangan Memang Ditargetkan ke Bus Dortmund

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Kepolisian Sebut Serangan Memang Ditargetkan ke Bus Dortmund Foto: Getty Images/Maja Hitij
Dortmund -

Pihak kepolisian mengungkap temuan pertama terkait ledakan yang menimpa bus Borussia Dortmund. Meski demikian, motif di balik serangan tersebut belum diketahui.

Tiga ledakan terjadi di dekat bus tim Dortmund saat sedang dalam perjalanan menuju Signal Iduna Park jelang pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan AS Monaco, Rabu (12/4/2017) dinihari WIB. Ledakan tersebut merusak kaca jendela bus dan melukai Marc Bartra.

"Malam ini pada pukul 19:15 (waktu setempat) ada tiga ledakan di sekitar hotel tempat tim Dortmund menginap," kata Kepala Kepolisian Dortmund, Gregor Lange, dalam konferensi pers seperti dikutip dari Sky Sports.

"Kami harus memulai dari (posisi bahwa ini adalah) serangan yang ditargetkan ke tim Dortmund. Polisi mengerahkan kekuatan besar untuk mengamankan lokasi."

"Kami juga mengerahkan anjing pelacak dan memutuskan untuk melakukan pencarian dari udara. Saat ini belum jelas apa latar belakang dari serangan itu," katanya.

Kepolisian Sebut Serangan Memang Ditargetkan ke Bus DortmundPolisi mengawal para pemain Dortmund usai ledakan (Foto: Getty Images/Maja Hitij)
Meski motif serangan masih belum jelas, insiden ini mengingatkan kepada bom yang meledak di dekat Stade de France pada November 2015 lalu saat Prancis sedang menjalani laga persahabatan melawan Jerman. Tapi Lange enggan menyebut insiden yang menimpa Dortmund sebagai serangan teroris.

"Risiko serangan teroris bukan hal baru saat ini. Kami sudah mempersiapkan diri untuk ini dalam waktu yang lama. Saya tidak ingin menyebut ini adalah serangan teroris. Semua masih diinvestigasi. Kami ingin berhati-hati. Ini sedang diinvestigasi dengan profesional," kata Lange seperti dilansir Reuters.

Sebuah surat juga ditemukan di dekat lokasi ledakan. Saat ini, keaslian surat tersebut sedang diperiksa dan isinya tidak diungkapkan.

"Investigasi dilakukan berdasarkan kecurigaan akan percobaan pembunuhan. Sebuah surat ditemukan di dekat lokasi. Kami sedang mengecek keasliannya," ujar jaksa Sandra Luecke.

"Kami menemukan seseorang yang bertanggung jawab atas serangan ini di dalam surat. Demi kepentingan investigasi, kami tidak bisa berkomentar lebih jauh soal hal ini."

"Sebuah objek lain yang tidak meledak juga ditemukan. Pandangan kami saat ini adalah itu cuma tiruan," ucapnya.


(nds/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed