Duel terakhir Bayern dan Madrid terjadi di semifinal Liga Champions 2013-14. El Real lolos ke final setelah mengungguli Bayern dengan agregat 0-5, dengan kemenangan 1-0 di kandang sendiri dan 4-0 di Munich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madrid menjadi tim yang belum terkalahkan, selain Juventus, di kompetisi ini. Duel melawan Bayern merupakan ujian yang tepat dalam usahanya mempertahankan gelar juara.
"Saya pikir ini adalah skuat yang lebih baik, tapi kami harus menunjukkan hal itu di atas lapangan," ungkap Zidane di ESPN. "Maksud kami selalu sama, keluar dan memainkan sepakbola yang bagus untuk menang. Kami sekarang memiliki tiga pemain di depan, dan juga sebuah tim yang tangguh dan seimbang."
"Tiga tahun lalu memang spektakuler, tapi sekarang ini adalah pertandingan yang lain, melawan tim yang berbeda, mungkin tim yang sudah lebih tangguh. Dan ini adalah pertandingan yang berbeda."
Bukan hanya pemain di atas lapangan, tapi pelatih masing-masing tim: Ancelotti dan Zidane, akan turut menyedot perhatian. Ancelotti merupakan mentor Zidane, dan keduanya pernah bekerjasama di Madrid sebelum pelatih Italia itu hengkang di 2015.
"Saya kenal dia dengan sangat baik, dan dia kenal saya," lanjut Zidane. "Tapi itu tak berarti apapun. Bukan keuntungan ataupun kerugian."
"Dua tim akan bertemu besok, dua tim yang sangat bagus. Kami tidak akan bermain melawan Carlo. Saya tidak akan mengatakan kepada Anda [media] apa yang saya pelajari dari dia, tapi memang ada banyak hal," ungkap legeda sepakbola Prancis itu.
(rin/krs)










































