Bayern butuh membalikkan kekalahan 1-2 kala bertandang ke Santiago Bernabeu, Rabu (19/4/2017) dinihari WIB, pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions. Untuk lolos langsung dalam 90 menit, Bayern perlu menang 2-0 atau dengan selisih satu gol selama mereka mencetak tiga gol.
Namun mengingat Madrid tak pernah gagal mencetak gol selama 54 pertandingan berturut-turut, maka misi untuk pulang dengan kemenangan 2-0 pun menjadi rumit untuk Bayern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi fakta bahwa Madrid kesulitan clean sheet ini sudah cukup membuat Bayern percaya diri. Pelatih Die Roten Carlo Ancelotti menilai tak perlu ada kekhawatiran soal ketajaman Madrid, karena di lain sisi ada titik yang menguntungkan juga.
"Skor 1-2, 0-2, 2-3, semuanya adalah hasil yang bagus. Tapi akan lebih baik memperhatikan bagaimana Anda akan bermain ketimbang ke hasil-hasil saja," kata Ancelotti dikutpi AS.
"Real Madrid memang mencetak gol di semua pertandingan mereka, tapi mereka juga kebobolan di semua pertandingannya," tambahnya.
Terakhir kali Madrid gagal mencetak gol adalah pada 26 April 2016 silam, kala berimbang 0-0 kontra Manchester City di semifinal Liga Champions. Sementara di kandang, kali terakhir Los Blancos tak mampu menjebol gawang lawan adalah saat kalah 0-1 dari Atletico Madrid pada 27 Februari 2016.
(raw/krs)










































