Monaco jadi salah satu kejutan di Liga Champions musim ini setelah mereka melaju sampai semifinal. Di fase grup, jagoan Inggris Tottenham Hotspur disingkirkan.
Lalu di babak 16 besar, giliran Manchester City yang diredam oleh Monaco. Padahal City dilatih Pep Guardiola yang sudah dua kali menjuarai kompetisi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi dengan tangan dingin Leonardo Jardim, Monaco mampu tampil luar biasa khususnya di lini serang mereka yang mampu mencetak lebih dari 100 gol musim ini.
Oleh karenanya semifinal dirasa belum cukup untuk Monaco yang menargetkan untuk bisa tampil di final.
"Tentu tidak akan mudah tapi kami sama sekali tidak tertekan," ujar bek Monaco, Kamil Glik, seperti dikutip Soccerway.
"Saya rasa setiap tim ingin bertemu Monaco, tapi lihat seberapa jauh kami melaju. Saya yakin kami bisa melaju ke final. kami akan mengejutkan semua orang," sambungnya.
Monaco pernah sekali tampil di final pada musim 2003/2004 tapi kalah dari FC Porto. Di semifinal, Monaco akan lebih dulu menjamu Juventus pada 3 Mei sebelum bertandang ke Turin pada 9 Mei.
"Dybala dan Higuain sangatlah penting maka kami akan coba meredam keduanya," tutup Glik.
(mrp/raw)











































