Bersedihlah Jika Buffon Tak Main Lagi

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 04 Mei 2017 08:01 WIB
Foto: REUTERS/Jean-Paul Pelissier
Monaco - Meski sudah tak muda lagi, Gianluigi Buffon tetap menunjukkan kualitas terbaik saat menghadapi AS Monaco. Buffon ingin orang-orang bersedih ketika dirinya tak bermain lagi.





Juventus berhasil membungkam Monaco 2-0 lewat sepasang gol Gonzalo Higuain di laga leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (4/5/2017) dinihari WIB, di Stade Louis II.

Higuain boleh saja jadi penentu kemenangan Bianconeri lewat dua golnya. Tapi, peran Buffon di laga ini juga menjadi penting. Dia setidaknya berhasil membuat lima penyelamatan penting dengan dua di antaranya dari ancaman Kylian Mbappe dan satu dari Radamel Falcao.

Atas keberhasilannya menjaga gawang Juve tak kemasukan, kiper 39 tahun itu bikin catatan baru untuk tim, yakni mengemas enam clean sheet secara beruntun.




Selain itu, Buffon juga mengukir rekor baru untuk dirinya sendiri dengan mengemas 100 penampilan di Liga Champions bersama satu tim yang sama. Dia pun kini jadi pemain Italia kedua yang bisa melakukan itu setelah Paolo Maldini.

Dengan catatan-catatan itu, Buffon berhasil membuktikan bahwa dirinya memang masih tangguh meski usia sudah uzur. Dia pun barharap kelak orang-orang bersedih lantaran merindukan aksinya.

"Di setiap pertandingan saya ingin menunjukkan bahwa saya layak bermain di level ini meski tak muda lagi. Saya kerja keras setiap hari cuma untuk itu. Suatu saat saya akan berhenti, saya ingin orang-orang bersedih karena itu (pensiun)," kata Buffon usai pertandingan seperti dikutip situs resmi UEFA.

"Kami tampil sangat baik hari ini, penampilan yang kami butuhkan di Monaco, karena mereka punya serangan yang berbahaya. Kami akan memperbaiki performa setiap hari. Kami sudah dekat dengan tujuan kami. Terlalu naif jika kami tidak bekerja sekeras mungkin sekarang," katanya.


(mfi/raw)