Zidane dan Dybala adalah dua pemain dari generasi berbeda di tim asal Turin itu. Zidane adalah salah satu pemain top Juve yang berhasil menancapkan namanya dengan memberi dua gelar Serie A.
Di Juve pula, Zidane meraih gelar Ballon d'Or pertamanya di tahun 1998 sebelum akhirnya bergabung dengan Madrid tiga tahun setelahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wajar saja sebagai generasi baru Juve, Dybala memuji setinggi langit kualitas Zidane sebagai bintang Bianconeri dulu. Dia pun mengimpikan bisa bermain bareng setidaknya dengan Zidane.
Kesempatan itu bakal datang meski Dybala harus menjadi lawan untuk Zidane ketika Juve berjumpa Madrid di final Liga Champions yang dihelat di Cardiff 3 Juni mendatang.
"Saya sangat ingin sekali bermain dengannya (Zidane), kita semua tahu kualitasnya?," ujar Dybala kepada Sky Sport Italia.
"Saya mengagumi teknik ketika dia masih bermain, bagaimana dia menggiring bola melewati lawan, melakukan hal-hal hebat dengan simpel dan membuat segalanya terlihat sangat mudah," sambungnya.
"Semua orang sudah tahu seperti apa dia saat bermain, dia kini sudah membuktikan kehebatannya sebagai pelatih," tutupnya.
Apakah ucapan Dybala ini sekadar sanjungan, psy war, atau malah dia ingin bermain di Madrid? Kita lihat saja.
(mrp/rin)











































