Ramos dan Buffon akan bentrok di final Liga Champions saat Real Madrid menghadapi Juventus di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB.
Ramos dan Buffon punya prestasi yang berbeda di Liga Champions. Jika Ramos sudah dua kali menang bersama Madrid, Buffon justru sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramos menilai, Buffon adalah legenda sepakbola tak terbantahkan. Kiper Bianconeri itu, menurut Ramos, sudah buktikan diri kalau usia bukanlah halangan untuk mengejar prestasi.
"Buffon adalah seorang legenda dan akan terus diingat sebagai salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang sejarah sepakbola," ucap Ramos seperti dikutip Four Four Two.
"Dia adalah contoh bagi siapapun yang ingin menekuni dan merasakan olahraga ini dan dia juga menunjukkan kalau usia bukanlah suatu hambatan," sambungnya.
Ramos juga menilai, keberhasilan Madrid menjejak final dan berpeluang menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions adalah karena beberapa faktor.
"Bagi saya, suatu kehormatan Zidane mengatakan kalau saya mewakili nilai-nilai Madrid," tambahnya.
"Setiap dari kami membawa sesuatu yang berbeda, ada yang memberi pengalaman, ada yang masih muda, ada yang mencetak gol, kami semua memberikan apa yang kami bisa berikan."
"Gabungan semua itu yang jadi kunci sukses kami, atmosfer tim kami juga bagus dan sangat harmoni," tegasnya. (din/mrp)











































