Juventus gagal menjuarai Liga Champions setelah digebuk Real Madrid 1-4 di final. Massimiliano Allegri menepis anggapan bahwa era Juventus sudah selesai.
Dalam final Liga Champions di Stadion Millenium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB, Bianconeri mampu mengimbangi permainan Madrid di babak pertama yang berakhir 1-1. Cristiano Ronaldo membuka keunggulan El Real sebelum disamakan Mario Mandzukic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat sedang mencoba menghidupkan asa, Juve justru kehilangan Juan Cuadrado. Winger Kolombia itu diusir dari permainan setelah menerima kartu kuning kedua. Madrid memanfaatkan situasi tersebut dengan baik lewat gol Marco Asensio di penghujung laga.
Hasil ini membuat Juve sudah menelan lima kekalahan di final Liga Champions berturut-turut. Sekaligus menggagalkan ambisi Gianluigi Buffon dkk. untuk mencapai treble winner, usai merebut Scudetto dan Coppa Italia.
[Baca Juga: Juventus Sudah Tujuh Kali Kalah di Final Piala/Liga Champions]
Selain itu, muncul anggapan bahwa Juventus telah melewatkan kesempatan emas ini. Apalagi Buffon dan palang pintu Andrea Barzagli tinggal memiliki satu tahun sisa kontrak.
"Jelas bukan akhir dari sebuah era," cetus pelatih Juve itu di Football Italia. "Gigi Buffon masih menjadi kiper Juventus dan Andrea Barzagli adalah salah satu pemin kami."
"Klub tahu bagaimana dan dimana kebutuhan untuk membuat kami meningkat," sambung Allegri.
"Setelah istirahat sejenak, kami akan memiliki motivasi lagi. Hidup memberi Anda kesempatan untuk bangkit dan mencoba lagi."
(rin/cas)











































