Para pemain Liverpool tentu belum lupa kekalahan dari Sevilla di final Liga Europa pada tahun 2016 silam. Sempat memimpin 1-0 di babak pertama lewat gol Daniel Sturridge, Liverpool menurun drastis di babak kedua dan akhirnya kalah dengan skor 1-3.
Itu juga jadi penampilan terakhir Liverpool di kompetisi Eropa karena mereka hanya berlaga di ajang lokal musim lalu. Di musim 2015/2016, Liverpool cuma finis posisi kedelapan yang juga jadi musim perdana Klopp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim asuhan Julian Nagelsmann itu mendapat puja-puji berkat performa apiknya musim lalu. Permainan kolektif jadi andalan Hoffenheim untuk merebut kemenangan di leg pertama yang dihelat di kandangnya, Rabu (16/8/2017) dinihari WIB nanti.
Namun, Liverpool tak gentar dan siap tampil sebaik mungkin demi meraih kemenangan untuk memperbesar peluang lolos ke fase grup. Ini jadi satu-satunya cara menghapus kenangan buruk di final Liga Europa 2016.
"Malam yang berat untuk kami. Kekalahan di final Liga Europa sangat sulit tapi Anda harus bisa belajar dari situ dan memastikan hal itu tidak terjadi lagi," ujar kapten Liverpool, Jordan Henderson, seperti dikutip Soccerway.
"Kami harus menggunakan amarah itu untuk membantu kami tampil bagus di Eropa tahun ini dan melaju jauh."
"Tentu saja laga besok sangat penting tapi Anda harus berpikir bahwa laga ini berlangsung dua leg," tutupnya.
(mrp/cas)











































