Di tangan Conte, Italia sempat menjadi sorotan dengan permainan yang atraktif di Piala Eropa 2016. Meski bukan tim yang diunggulkan, mereka bisa mengalahkan Belgia di fase grup dan Spanyol di 16 besar.
Setelah event sepakbola terbesar di Eropa itu, Conte berlabuh ke Chelsea dengan misi membawa The Blues kembali ke papan atas setelah hancur-hancuran di musim 2015/2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga ketiga, Chelsea akan menjamu Roma di Stamford Bridge, Kamis (19/10/2017) dinihari WIB. Pertemuan ini sekaligus jadi ajang reuni Conte dengan mantan anak asuhnya di Italia, yakni Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy, dan Alessandro Florenzi.
"Saya sangat mengagumi De Rossi. Saya cukup beruntung bisa melatihnya, Florenzi, dan El Shaarawy. Saya merinding ketika mengingat kembali masa-masa bersama timnas Italia," kata Conte seperti dikutip situs resmi Roma.
"De Rossi adalah seorang pesepakbola fenomenal yang membuat keputusan untuk menghabiskan seluruh kariernya di Roma, seperti (Francesco) Totti - sebuah keputusan yang diambil oleh pemain hebat dan orang-orang hebat," sambungnya.
"Akan menyenangkan bisa bertemu De Rossi, Florenzi, dan El Shaarawy lagi. Di mata saya mereka cuma akan menjadi lawan selama 90 menit. Saya akan selalu berterima kasih kepada mereka atas apa yang sudah mereka berikan selama dua tahun saat saya menangani timnas Italia dan pada saat-saat yang sangat menyenangkan ketika di Piala Eropa," kata Conte.
(mfi/mfi)










































