Lawatan Chelsea ke Roma berakhir bencana. Bertanding di Olimpico, Rabu (1/11/2017) dinihari WIB, the Blues menyerah 0-3 usai dibobol sepasang gol Stephan El Shaarawy di babak pertama dan Diego Perotti di babak kedua.
Baca juga: Roma Hajar Chelsea 3-0 |
Ruediger menjadi salah satu pemain Chelsea yang paling disorot tajam di pertandingan ini. Bek Jerman itu membiarkan bola umpan panjang Radja Nainggolan dengan mudah mencapai El Shaarawy, yang kemudian disarangkan ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GOL | Roma 2-0 Chelsea, 36' El Shaarawy pic.twitter.com/LKGUKNIR37
β Santra Goal (@santragoal) October 31, 2017
Courtois tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah terciptanya gol tersebut. Menurut Courtois, riuhnya penonton di stadion turut memengaruhi koordinasi pertahanan Chelsea.
"Gol kedua (Roma) sedikit berbau keberuntungan," sebut Courtois, yang dilansir Metro.co.uk.
"Dari bola panjang, aku melihat El Shaarawy berada di belakang Toni (Ruediger). Aku berteriak 'halau' -- mungkin dia mendengar sesuatu yang lain."
"Stadionnya riuh sekali dan kupikir dia membiarkan bola itu dan El Shaarawy dengan cepat menceploskan bola ke gawang."
Courtois menuntut Chelsea segera bangkit di akhir pekan. Si Biru akan menjamu rivalnya, Manchester United di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League.
"Sudah jelas kami harus merespons pada hari Minggu karena hari ini adalah sebuah citra buruk dari diri kami dan kami tidak ingin hal itu terjadi lagi," lugas Courtois. (rin/raw)










































