'PSG Cuma Sekumpulan Individu yang Bermain Tanpa Ide'

'PSG Cuma Sekumpulan Individu yang Bermain Tanpa Ide'

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 08 Mar 2018 06:35 WIB
PSG Cuma Sekumpulan Individu yang Bermain Tanpa Ide
Foto: Matthias Hangst/Getty Images
Roma - Real Madrid disebut memenangi laga mudah melawan Paris Saint-Germain. Kendati bertabur bintang, PSG dinilai bermain tanpa ide dan individualistis.

Madrid menang 2-1 pada leg kedua babak 16 besar melawan PSG di Parc de Princes, Rabu (7/3/2018) kemarin. Hasil itu memastikan Los Blancos lolos meyakinkan ke perempatfinal dengan agregat 5-2.


Untuk PSG, ini berarti musim kedua secara beruntun di mana mereka terdepak di babak 16 besar. Alih-alih peningkatkan, hasil mereka di Liga Champions malah menurun mengingat empat musim sebelumnya selalu sampai di perempatfinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih legendaris Italia Arrigo Sacchi menilai PSG gagal tampil sesuai ekspektasi. Meski menghabiskan lebih dari 400 juta euro di musim ini untuk membeli Neymar dan Kylian Mbappe, Les Parisien tak bisa menjadi tim yang bagus secara kolektif.

Bahkan pada laga leg kedua di hadapan pendukung sendiri, PSG kesulitan menciptakan peluang dan dibuat frustrasi oleh Madrid.


"Madrid menghadapi tim yang sangat lemah. PSG itu cuma sekumpulan individu. Kata 'permainan' itu bisa sulit untuk dijelaskan, tapi itu membuat perbedaan," kata Sacchi kepada Mediaset seperti dilansir Football Italia.

"Ide-ide tak bisa dibeli. Saya berpikir saya akan melihat sebuah tim PSG yang tampil dengan 'menggigit pisau' (istilah Italia untuk mengungkapkan sikap bersungguh-sungguh), tapi berakhir dengan melihat Real Madrid bermain seperti sambil merokok," imbuh pria yang membawa AC Milan memenangi Piala Champions (Liga Champions format lama) dua musim beruntun, pada 1988/1989 dan 1989/1990 ini.

[Gambas:Video 20detik]

(raw/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads