Kekalahan Juve di final Liga Champions musim lalu plus kegagalan timnas Italia melaju ke Piala Dunia 2018 jadi alasannya. Buffon dan Chiellini dianggap ketuaan dan penampilannya tak lagi sehebat dulu lagi.
Baca juga: Comeback, Juventus Singkirkan Spurs |
Ketika musim 2017/2018 bergulir, Buffon dan Chiellini sebenarnya tidak tampil buruk-buruk amat. Cuma Buffon sempat "menghilang" dari peredaran sejenak karena cedera yang dialaminya. Sementara, Chiellini tetap jadi andalan di lini belakang sepeninggal Leonardo Bonucci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi tak diuntungkan saat melawat ke Wembley, Kamis (8/3/2018) dinihari WIB tadi, Juve harus membalikkan hasil seri 2-2 di Turin dua pekan lalu. Spurs hanya butuh hasil imbang untuk lolos dan bahkan sempat memimpin lebih dulu lewat Son Heung-Min di babak pertama.
Gol itu seperti menegaskan dominasi Spurs sejak awal pertandingan. Total ada 23 attempts dilepaskan oleh Spurs sepanjang 90 menit dengan enam mengarah ke gawang. Tapi hampir semuanya mentah di tangan Buffon kecuali gol Son.
Meski ada satu peluang di pengujung waktu normal yang nyaris berbuah gol andaikan tandukan Harry Kane tak menerpa mistar.
Tak cuma Buffon, Chiellini pun tampil luar biasa ketika beberapa kali menghalau serangan Spurs. Ada total empat tekel, 13 sapuan, serta dua intersep sukses dibuat olehnya yang mebuat Chiellini jadi man of the match di laga itu. Juve akhirnya lolos ke perempatfinal lewat gol-gol Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala yang membuat skor akhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu.
Ternyata umur memang bukan penghalang bagi Buffon dan Chiellini untuk tampil oke karena pengalaman adalah yang utama.
Baca juga: Hasil Liga Champions |
(mrp/din)











































