Roma akan menjamu Liverpool di Olimpico, Kamis (3/5/2018) dini hari WIB, dalam partai leg kedua babak semifinal Liga Champions setelah partai leg pertama di Anfield lalu diwarnai kericuhan di luar stadion.
Faktor keamanan itu pula yang kini membuat pertandingan dini hari nanti tidak terfokus sepenuhnya pada agregat keunggulan Liverpool atas Roma dengan skor 5-2. Padahal menurut Totti dan Fowler, seharusnya tidak perlu begitu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendukung anak-anak kita semua dengan kasih sayang dan hasrat yang jadi pembeda, kita harus memastikan mata kita dan para pemain tidak teralihkan dari lapangan: lebih dari sebelumnya karena saat ini itu menjadi pusat semesta kita semua."
"Pada hari Rabu, di semua tempat di kota Roma, sekali lagi kita harus memperlihatkan kemampuan untuk menunjukkan nilai-nilai yang kita anut: keolahragaan, sambutan dan respek kepada tim lawan," ucap mantan kapten Roma yang 25 tahun main untuk klub tersebut.
Fowler, ujung tombak The Reds pada dua periode (1993-2001 dan 2006/2007), turut menyampaikan pesan damai serupa. Ia minta Liverpudlians mengenang mendiang Sean Cox, fans Liverpool yang tewas akibat insiden leg pertama, dengan jadi tamu yang baik.
"Saya ingin mengajak fans Liverpool mengenang Sean Cox ketika mereka berada di Roma dan saya juga ingin mengimbau mereka untuk bersikap seperti sepanjang musim lalu di Eropa: mereka luar biasa dan saya yakin akan begitu lagi," ujar Fowler.
"Musim ini mereka sudah membanggakan klub dalam lawatan ke mana saja dan saya tahu persis bakal tetap seperti itu. Liverpool sudah berkolaborasi dengan otoritas Roma demi menjamin keamanan dan keselamatan kedua kubu fans. Saya gembira menyambut kabar itu. Tak ada suporter Liverpool yang ditahan saat laga kompetisi antarklub Eropa musim ini, memperlihatkan fans kami berperilaku dengan baik."
"Fans Liverpool dapat menghormati kenangan akan Sean dengan bersikap tanpa cela di Roma, sebagaimana yang sudah mereka lakukan sepanjang musim ini," tuturnya.











































