DetikSepakbola
Senin 15 Oktober 2018, 00:04 WIB

'Sejarah Tak Mendukung City Juara Liga Champions'

Yanu Arifin - detikSport
Sejarah Tak Mendukung City Juara Liga Champions Manchester City ketika kalah dari Lyon di matchday pertama Grup F Liga Champions 2018/2019. (Foto: Reuters)
Jakarta - Manchester City masih terus difavoritkan untuk bisa menjadi juara Liga Champions. Manajer Pep Guardiola menilai sejarah tidak mendukungnya.

Sejak tampil di Liga Champions pada musim 2011/2012, capaian terbaik City datang pada musim 2015/2016. Ketika itu, The Citizen mampu melangkah sampai semifinal.

Dengan gelontoran uangnya, City banyak diunggulkan untuk bisa meraihnya. Terlebih kini City ditangani Guardiola, yang sempat mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Barcelona.




Guardiola, saat diundang ke festival olahraga di Italia, meragukan kans City untuk menjuarai Liga Champions. Ia menilai sejarah tidak berpihak kepada timnya.

"Manchester City tak bisa dipertimbangkan menjadi tim favorit di Liga Champions. Sejarah kami mengatakan, semifinal adalah hasil maksimal yang bisa kami raih. Saya tidak tahu apakah kami siap (menjuarainya)," kata Guardiola seperti dikutip Daily Mail.

"Kami harus sangat, sangat bagus untuk bisa menjadi favorit. Juventus, misalnya, semaki dekat pada hal itu," jelasnya.

Musim ini, City tampil impresif. Di Liga Inggris mereka belum terkalahkan dan memuncaki klasemen, namun di Liga Champions mereka sudah kalah sekali dari dua laga perdana.

Dari dua laga perdana Grup F, City sempat kalah dari Lyon 1-2 sebelum bangkit dan mengalahkan Hoffenheim 2-1. Selanjutnya Sergio Aguero dkk akan meladeni Shakhtar Donetsk, 24 Oktober mendatang.


(yna/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed