sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 20 Feb 2019 13:55 WIB

Cara Bayern Membungkam Liverpool: Mengorbankan Full-back

Redzi Arya Pratama - detikSport
Menahan dua full back tetap di belakang jadi kunci keberhasilan Bayern Munich meredam Liverpool (Clive Brunskill/Getty Images) Menahan dua full back tetap di belakang jadi kunci keberhasilan Bayern Munich meredam Liverpool (Clive Brunskill/Getty Images)
Jakarta - Bayern Munich punya dua full back agresif. Tapi di Anfield keduanya dikorbankan demi meredam ketajaman dan kecepatan Liverpool.

Pada laga di Anfield, Rabu (20/2/2019) dini hari WIB, Liverpool gagal memberikan ancaman-ancaman serius ke gawang Manuel Neuer. Dari 15 tembakan yang dibuat The Reds, hanya dua yang mengarah ke gawang Bayern. Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions itu tuntas 0-0.

Juergen Klopp mengakui bahwa timnya gagal memanfaatkan cukup banyak peluang di laga ini. Sentuhan atau operan terakhir sebelum tembakan selalu berakhir buruk.



Mantan kapten Manchester United yang kini menjadi pundit, Rio Ferdinand, menilai Bayern telah melakukan adaptasi taktik yang baik untuk meredam The Reds. Bayern tahu benar potensi Liverpool melalui kecepatan yang dipunya pemain-pemainnya.

"Saya pikir itu benar-benar taktik kelas dunia dari Bayern. Cara mereka mengubah gaya bermain, mereka mengidentifikasi kekuatan Liverpool, yakni menyerang dengan kecepatan. (Liverpool) Sebuah tim yang akan mengeksploitasi ruang jika Anda membiarkannya, Bayern tak sekalipun memberikannya" ujar Ferdinand dikutip Express.

"Dua full-back (Bayern) benar-benar bermain dalam. Kembali ke posisi empat bek dan diam di sana. Padahal mereka adalah dua full-back yang bisa dibilang paling menyerang di sepakbola Eropa, Joshua Kimmich dan David Alaba."



"Mereka sangat jarang maju hari ini dan benar-benar menjaga ruang serta tidak membiarkan tiga penyerang (Liverpool) melaju dengan serangan balik dan berlari menuju ruang kosong," papar dia.

Meski begitu, Liverpool masih diunggulkan bisa melaju. Ia merasa The Reds adalah tim yang berpotensi mencetak gol di Allianz Arena kandang Bayern di leg kedua nanti.

"Itu adalah laga yang hebat dan benar-benar adu taktik nyata antara kedua tim. Tapi, jika harus jujur pada akhir laga, andai saya adalah fans, pemain, atau manajer Liverpool, mungkin akan lebih bahagia dan merasa bisa pergi ke sana (Bayern) dan mencetak gol," ungkapnya.

"Saya merasa bisa ke sana, membuat gol. Dan itu akan menjadi tantangan besar untuk Bayern," tuntasnya.



Saksikan juga video 'Liverpool Vs Bayern Berakhir Imbang 0-0':

[Gambas:Video 20detik]

(din/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed