sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 09:39 WIB

Emery: Liga Europa Kini Sudah Naik Kelas

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Unai Emery menuju final Liga Europa keempat dalam kariernya. (Foto: David Klein/Reuters) Unai Emery menuju final Liga Europa keempat dalam kariernya. (Foto: David Klein/Reuters)
Jakarta - Unai Emery bersiap untuk final Liga Europa yang keempat dalam kariernya, yang pertama bersama Arsenal. Menurutnya, kini Liga Europa sudah lebih bergengsi.

Arsenal tinggal selangkah lagi memastikan tiket final Liga Europa. Setelah menang 3-1 di Emirates pada leg pertama, The Gunners gantian akan bertandang ke markas Valencia pada leg kedua, Jumat (10/5/2019) dinihari WIB.

Turnamen ini krusial untuk Arsenal. Selain merupakan satu-satunya peluang untuk mengakhiri musim dengan gelar juara, ini juga jadi jalan terbaik untuk lolos ke Liga Champions musim depan.




Seperti diketahui, Arsenal hampir pasti gagal finis empat besar di Premier League. Berada di posisi lima sementara dengan 67 poin dari 37 laga, Mesut Oezil dkk memang cuma tiga poin dari Tottenham Hotspur di urutan empat.

Tapi Arsenal tertinggal jauh dalam selisih gol, di mana mereka defisit delapan gol.

Bagi Emery, yang berpengalaman memenangi kejuaraan ini tiga kali beruntun bersama Sevilla pada 2014-2016, titel Liga Europa kini meningkat gengsinya. Buat Arsenal yang belum punya sejarah besar di kompetisi Eropa, trofi Liga Europa jelas harus dipandang serius.




"Saya pertama kali bertarung untuk titel ini di Valencia, ketika masih bernama Piala UEFA dan merupakan gelar yang kurang bergengsi dari sekarang menurut saya. Titel ini sudah tumbuh," kata Emery dikutip Sky Sports.

"Ini sudah jadi titel penting untuk semua tim yang tak berada di Liga Champions, dan juga untuk beberapa tim yang turun ke turnamen ini sebagai kesempatan kedua. Seperti Valencia musim ini."

"Ini adalah titel yang semua orang ingin menangi. Memberikan tim-tim posisi Liga Champions lewat Liga Europa itu adalah hadiah yang adil. Saya sudah melihat pergeseran itu."




"Pertama kali saya memenanginya bersama Sevilla, kami tak mendapatkan akses Liga Champions. Keduanya kalinya, baru kami dapatkan. Itu adalah titel yang atraktif dan semakin atraktif: kita sudah melihat Manchester United, Atletico, Sevilla melawan Liverpool (di final)."

"Tuntutannya tinggi dan semua orang menginginkannya, sebagai sebuah titel, bukan sebagai jalan ke Liga Champions. Di klub manapun seperti Arsenal atau Valencia, titel-titel harus jadi target. Arsenal baru punya dua titel Eropa dalam sejarah mereka: Piala Fairs dan Piala Winners, tak satupun masih eksis kejuaraannya," tandasnya. (raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed