sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 02 Jun 2019 06:46 WIB

Harry Kane Mati Kutu

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Harry Kane tampil buruk di final Liga Champions 2019 (Susana Vera/REUTERS) Harry Kane tampil buruk di final Liga Champions 2019 (Susana Vera/REUTERS)
Madrid - Harry Kane dimainkan dengan harapan Tottenham Hotspur bisa merepotkan Liverpool. Tapi faktanya Kane tak bisa apa-apa di Madrid alias mati kutu.

Kane sudah absen sejak awal April lalu atau nyaris dua bulan karena cedera ligamen engkel saat menghadapi Manchester City di leg pertama perempatfinal Liga Champions. Tanpa Kane, Spurs bisa lolos ke final menantang Liverpool.

Tampil di partai puncak tentu jadi keinginan terbesar Kane sebelum musim berakhir dan dia pun berusaha memulihkan kondisinya secepat mungkin. Sampai akhirnya Kane dinyatakan fit dan dibawa terbang ke ibukota Spanyol pekan ini.




Kehadiran Kane tentu diharapkan bisa mengangkat moral para pemain Spurs di final Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Oleh karenanya, manajer Mauricio Pochettino pun berjudi dengan memainkannya sebagai starter, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Pochettino tahu bahwa Kane bisa sangat menentukan di laga sepenting ini. Tapi, harapan tinggal harapan, karena Kane tampil jauh dari ekspektasi. Meski main selama 90 menit, Kane tidak bisa apa-apa di lapangan. Penjagaan ketat dari Virgil van Dijk serta Joel Matip mematikan pergerakannya.

Mau tahu berapa tembakan yang dilepaskan Kane sepanjang laga? Cuma satu dan itu kalah ketimbang Lucas Moura yang disingkirkannya ke bench. Moura, yang awalnya diprediksi jadi starter usai hat-trick di leg kedua semifinal, bisa membuat dua attempts selama 25 menit.




Bahkan Kane cuma melepaskan 11 umpan sukses dan menyentuh bola sebanyak 26 kali, di mana hanya satu yang dilakukan di kotak penalti! Kane bahkan lebih banyak menyentuh bola di daerah permainan sendiri. Sepanjang babak pertama, Kane cuma 11 kali menyentuh bola.

Catatan itu paling buruk di antara pemain lain Spurs lainnya. Jika Anda ingin memperburuk malam Kane, maka ada dua foul yang dilakukan olehnya dan tiga kali dilanggar lawan. Dia bahkan sembilan kali kehilangan bola sepanjang laga, paling banyak di antara pemain.

Satu-satunya catatan positif Kane hanyalah jadi pemain dengan jumlah duel terbanyak di laga ini, 12, mengungguli Van Dijk dan Matip (11). Ada enam duel yang dimenangi oleh Kane. Kekalahan 0-2 Spurs dari Liverpool di akhir pertandingan seperti mempertegas malam suram Kane di Madrid.


(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com