sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 04 Jun 2019 19:27 WIB

Shaqiri: Dulu Bikin Klopp Patah Hati, Kini Bantu Menangi Liga Champions

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Xherdan Shaqiri meraih trofi keduanya di Liga Champions (Kai Paffebanch/REUTERS) Xherdan Shaqiri meraih trofi keduanya di Liga Champions (Kai Paffebanch/REUTERS)
Madrid - Xherdan Shaqiri pernah main di tim yang bikin Juergen Klopp patah hati di final Liga Champions. Di Liverpool musim ini, Shaqiri dan Klopp bahu-membahu merebut trofi tersebut.

Pada laga di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB kemarin, Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 berkat gol-gol Mohamed Salah (penalti) dan Divock Origi.

Liverpool berhasil membayar kegagalan di final musim saat dikalahkan Real Madrid sekaligus merebut trofi keenam mereka di kompetisi ini. Sementara Juergen Klopp juga akhirnya jadi juara Eropa setelah dua kesempatan pertamanya gagal.

Final pertama Klopp adalah bersama Borussia Dortmund pada 2013. Saat itu Bayern Munich berhasil mengalahkan Die Borussen dengan skor 2-1 sekaligus mematahkan harapan Klopp.




Kebetulan salah satu pemain Bayern kala itu kini jadi pemain Liverpool, yakni Shaqiri. Pemain yang didatangkan dari Stoke City musim panas lalu itu memang tak main sama sekali di Wembley enam tahun lalu, tapi perayaannya bersama trofi Si Kuping Besar cukup bikin Klopp terenyuh.

Shaqiri: Dulu Bikin Klopp Patah Hati, Kini Bantu Menangi Liga ChampionsShaqiri saat juara Liga Champions bersama Bayern Munich di 2012/2013 (Alex Livesey/Getty Images)



Tapi, kali ini Shaqiri membantu betul Klopp untuk bisa jadi juara. Memang Shaqiri tidak bermain sama sekali di final meski ikut berpesta, tapi perannya sangat penting di leg kedua semifinal kontra Barcelona.

Bermain menggantikan Mohamed Salah yang cedera, Shaqiri tampil oke dan mencetak satu assist untuk gol kedua Gini Wijnaldum yang membuat agregat sama kuat kala itu 3-3, sebelum Origi memastikan kelolosan Liverpool.




"Loh, saya memang datang ke Liverpool untuk ini bukan? Tentu saja. Klub ini butuh memenangi trofi demi trofi, dan ini awal yang bagus bukan? Kini kami akan mencoba memenanginya lagi musim depan dan tentu saja mencoba juara Premier League," ujar Shaqiri seperti dikutip 90min.

Ada yang unik dari trofi Liga Champions milik Shaqiri ini. Saat di pindah ke Bayern pada 2013 dari FC Basel, kala itu Die Roten baru saja kalah dari Chelsea di final 2012. Kini Shaqiri pun jadi juara lagi bersama Liverpool yang musim sebelumnya jadi runner-up.

Musim ini, Shaqiri memang cuma jadi pemain pelapis dengan 30 penampilan dan torehan enam gol serta lima assist di seluruh kompetisi.


(mrp/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com