sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 25 Sep 2019 12:31 WIB

Sepakbola Melawan Taylor Swift dan Fortnite

Randy Prasatya - detikSport
Sepakbola sedang berusaha untuk bersaing dengan Taylor Swift. (Foto: Jamie McCarthy/Getty Images) Sepakbola sedang berusaha untuk bersaing dengan Taylor Swift. (Foto: Jamie McCarthy/Getty Images)
Jakarta - Dalam waktu dekat bakal ada tambahan kompetisi di sepakbola Eropa. Tujuannya untuk terus meningkatkan industri sepakbola, juga bisa bersaing dengan Taylor Swift dan Fortnite.

Sejauh ini cuma ada dua kompetisi klub di level Eropa, yakni Liga Champions dan Liga Europa. Dari dua event itu melibatkan 80 tim di Eropa: 32 di Liga Champions dan 48 di Liga Europa.

Asosiasi Klub Eropa (ECA), yang beranggotakan 246 klub, mendorong perubahan di sepakbola Eropa. Caranya dengan memunculkan kejuaraan level ketiga di bawah Liga Champions dan Liga Europa.

Dengan memunculkan kompetisi level ketiga di Eropa, nantinya Liga Europa akan berkurang menjadi 32 klub. Komposisi dari setiap level pun bakal berimbang masing-masing 32 peserta.


Penambahan kompetisi ini dilihat ECA secara lebih luas, bukan sekadar olahraga. ECA melihat dari segi lanskap sosial dan geopolitik yang lebih luas. Penekanannya bahwa sepakbola adalah olahraga global terbesar dan butuh inovasi-inovasi baru untuk menjaga pasar.

Direktur pelaksana Asosiasi Klub Eropa, Charlie Marshall, bahkan mengatakan bahwa pesaing dunia sepakbola bukanlah kompetisi lainnya, tapi Taylor Swift dan Fortnite.

"Salah satu tantangan yang kami miliki sebagai industri adalah populasi yang menua dan demografi yang lebih muda mengubah selera mereka," kata Marshall dalam wawancaranya bersama dosen dari Universitas Liverpool yang fokus pada keuangan sepakbola, Kieran Maguire, seperti dikutip dari AS.

"Tampaknya ada perubahan mendasar dalam cara orang muda terlibat dengan konten. Bagaimana orang menghabiskan waktu mereka berubah. Pesaing kami bukan liga sepakbola lainnya, tetapi Taylor Swift dan Fortnite," Marshall menegaskan.

Taylor Swift adalah penyanyi wanita asal Amerika Serikat yang namanya sangat mendunia. Sementara itu, Fortnite adalah video game yang sedang populer ketika dirilis pada 2017.

Baru-baru ini UEFA mengumumkan munculnya kompetisi ketiganya pada Selasa (24/9/2019) malam waktu setempat, yang diberi nama European Conference League. Kompetisi itu bakal dimulai pada 2021 dan dipastikan berjalan beriringan dengan Liga Champions dan Liga Europa.



Simak Video " Banjir Gol Chelsea Vs Ajax Berakhir Imbang"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com