sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 23 Okt 2019 09:28 WIB

Akhirnya Sarri Mainkan Trio Ronaldo-Dybala-Higuain

Adhi Prasetya - detikSport
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengamati permainan timnya saat melawan Lokomotiv Moscow. Foto: Emilio Andreoli/Getty Images Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengamati permainan timnya saat melawan Lokomotiv Moscow. Foto: Emilio Andreoli/Getty Images
Turin -

Ada yang tak biasa di laga Juventus vs Lokomotiv Moscow. Bianconeri memasang Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, dan Cristiano Ronaldo bersamaan di lini depan.

Juventus mengalahkan Lokomotiv Moscow 2-1 dalam matchday tiga Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (23/10) dinihari WIB. Meski menang, Juventus sempat kesulitan menembus pertahanan Vedran Corluka dkk, bahkan sempat tertinggal satu gol lebih dulu.

Dalam keadaan tertinggal dan sulit mencetak gol, pelatih Juventus, Maurizio Sarri, lalu mengambil resiko. Mengandalkan Ronaldo dan Dybala sejak kick-off, ia memasukkan Higuain di menit ke-48 tanpa menarik salah satu penyerangnya. Ini merupakan pertama kalinya Sarri memainkan ketiganya berbarengan di musim 2019/20.

Sarri diketahui pernah menyatakan keengganannya memainkan tiga pemain tersebut secara bersamaan. Alasannya, keseimbangan tim akan terganggu.

"Jika saya duduk di bar, memainkan ketiganya terlihat seperti ide yang bagus. Tapi jika saya duduk di bangku cadangan, saya harus memikirkan keseimbangan tim," ujar Sarri pada akhir September lalu, seperti dikutip dari Sky Sport Italia.

Namun menghadapi Lokomotiv yang konstan bertahan, Sarri tak punya pilihan lain. Ia memainkan trio striker ini bersama-sama sekitar 34 menit, hingga Dybala ditarik pada menit ke-82. Selama itu, Juve berhasil menciptakan 8 tembakan dari ketiganya, dengan rincian Higuain melepaskan tiga tembakan, Dybala tiga tembakan, dan Ronaldo dua tembakan.

Hasilnya pun efektif, sebab dua tembakan Dybala berbuah gol, di menit ke-77 dan 80. Setelah unggul, Sarri langsung mengganti Dybala dan kembali dengan formasi dua penyerang.

"Kami merasa bahwa semakin lama Lokomotiv tak lagi punya kekuatan untuk melancarkan serangan balik, jadi saya mengambil risiko dengan memasukkan Higuain dan juga Adrien Rabiot serta Rodrigo Bentancur," ujar Sarri pada Sky Sport Italia.

"Sayangnya, sistem kami membuat permainan condong lebih banyak melalui sektor tengah. Di babak kedua, kami mencoba untuk lebih ke kanan, ketika Paulo (Dybala) bermain lebih turun sebagai trequartista, dia bermain lebih ke kanan. Jadi, seringkali kami terlalu condong bermain di satu sisi. Kami akan memperbaikinya," sambung eks pelatih Chelsea itu.

[Gambas:Opta]





Simak Video "Susah Payah Taklukan Lokomotiv, Si Nyonya Tua Akhirnya Menang"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com