sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 27 Feb 2020 07:52 WIB

Laga yang Sedikit Aneh Buat Man City

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MADRID, SPAIN - FEBRUARY 26: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts during the UEFA Champions League round of 16 first leg match between Real Madrid and Manchester City at Bernabeu on February 26, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images) Pep Guardiola mengantarkan Manchester City menang atas Real Madrid di Santiago Bernabeu. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Manchester City memenangi laga sulit kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu. Pep Guardiola menyebut laga berjalan agak aneh soal timing terciptanya gol.

Manchester City menang 2-1 atas Real Madrid dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB. Citizens tertinggal dulu oleh gol Isco Alarcon di menit ke-60.

Gol Gabriel Jesus dan Kevin de Bruyne di menit ke-78 dan 83 membalikkan keadaan untuk Man City, sekaligus menempatkan mereka ke posisi bagus untuk lolos. Dengan dua gol tandang dan leg kedua digelar di Etihad Stadium, bahkan kekalahan 0-1 masih cukup untuk meloloskan mereka.

Secara permainan, Man City tampil efektif di Bernabeu, khususnya di babak kedua. Secara keseluruhan, skuad polesan Pep Guardiola itu mampu melepaskan 16 tembakan dengan separuhnya on target dari 51% penguasaan bola.

Sementara Madrid hanya mencatatkan sembilan tembakan. cuma sepertiganya yang mengarah ke gawang. Namun justru gol tercipta di momen-momen yang kurang semestinya.

Madrid mencetak gol sewaktu Man City sudah mulai mengontrol laga. Sementara Man City bikin dua gol balasan ketika Madrid telah merebut kendali permainan.

"Saya akan bilang ketika kami di titik penampilan terbaik, kami kebobolan gol yang tak semestinya terjadi dan ketika mereka tampil lebih baik, kami malah mencetak gol. Tapi begitulah kompetisi ini, beginilah sepakbola," ungkap Guardiola di situs resmi UEFA.

Meski menang, Man City menyadari kans Madrid jauh dari kata mati. Los Blancos punya pengalaman besar di Liga Champions dengan 13 titel sudah dimenangi dan sangat memungkinkan untuk membalikkan keadaan.

"Yang penting adalah cara kami bermain. Kami mencoba datang ke sini untuk menang dan kami mewujudkannya, tapi ini cuma paruh pertama, bukan tiga poin dan kalau ada satu tim yang bisa mengatasi situasi ini, dengan pengalamannya dan segala sesuatunya, itu adalah klub ini (Madrid)," sambung Guardiola.

"Tentu saja ini hasil yang bagus. Kami sebelumnya tak mampu mencetak gol di dua laga tandang (laga fase gugur kontra Liverpool di 2018 dan Tottenham di 2019. Jadi ya, kami berhasil mewujudkannya," tandasnya.



Simak Video "Kesalnya Vinicius Akan Gol Gabriel Jesus "
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com