sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 18 Agu 2020 12:33 WIB

Mereka yang Redup di MU, Bersinar di Inter Milan

Afif Farhan - detikSport
GENOA, ITALY - JULY 25: Romelu Lukaku of Inter (right) celebrates with his team-mate Alexis Sanchez after scoring his second goal during the Serie A match between Genoa CFC and  FC Internazionale at Stadio Luigi Ferraris on July 25, 2020 in Genoa, Italy. (Photo by Paolo Rattini/Getty Images) Mereka yang Redup di MU, Bersinar di Inter Milan. (Getty Images/Paolo Rattini)
Dusseldorf -

Romelu Lukaku, Ashley Young, dan Alexis Sanchez adalah tiga pemain yang bawa Inter Milan ke final Liga Europa. Dulunya mereka redup di Manchester United.

Inter Milan mengalahkan Shakhtar Donetsk tanpa ampun dengan skor 5-0 dalam semifinal Liga Europa di Merkur Spiel-Arena, Selasa (18/8/2020) dini hari WIB. Romelu Lukaku mencetak dua gol, Lautaro Martinez juga dua gol dan sisanya dicetak oleh Danilo D'Ambrosio.

Lain sisi, Manchester United harus tersingkir oleh Sevilla. Alhasil, Inter Milan bakal berhadapan dengan Sevilla di final Liga Europa pada Sabtu (22/8) dini hari WIB mendatang.

Dilansir dari Squawka, Inter Milan memiliki tiga pemain yang begitu sip. Menariknya, ketiganya adalah mantan pemain dari Manchester United.

Ketiganya adalah Romelu Lukaku, Ashely Young, dan Alexis Sanchez. Pada musim 2019/2020, ketiganya membawa Inter Milan finis di peringkat kedua Liga Italia dan punya kans untuk juara Liga Europa.

Mari lihat statistik ketiganya, dimulai dari Romelu Lukaku. Striker asal Belgia itu jadi andalan Inter Milan sebagai ujung tombak.

Lukaku sejauh ini sudah membukukan 33 gol dari 50 penampilan di musim perdananya bareng Nerazzurri. Ini adalah catatan terbaiknya dalam semusim sepanjang kariernya.

DUESSELDORF, GERMANY - AUGUST 10: Romelu Lukaku of Inter Milan celebrates after scoring his sides second goal during the UEFA Europa League Quarter Final between FC Internazionale and Bayer 04 Leverkusen at Merkur Spiel-Arena on August 10, 2020 in Duesseldorf, Germany. (Photo by Martin Meissner/Pool via Getty Images)Romelu Lukaku, mesin gol Inter Milan. (Getty Images/Pool)

Kemudian Ashley Young, yang jadi pilihan utama pelatih Inter Milan, Antonio Conte, di sayap kiri. Di usianya yang berumur 35 tahun, dirinya belum habis.

Diboyong Inter Milan di bursa transfer Januari 2020, Ashley Young punya statistik yang top. Di Manchester United, dirinya bermain 18 kali di seluruh kompetisi dengan torehan satu gol dan satu assist.

Di Inter, Young bermain lebih banyak, 24 kali dengan torehan empat gol dan lima assist.

MILAN, ITALY - FEBRUARY 09:  Ashley Young of FC Internazionale celebrates the victory at the end of the Serie A match between FC Internazionale and AC Milan at Stadio Giuseppe Meazza on February 9, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)Ashley Young belum habis. (Getty Images/Emilio Andreoli)

Selanjutnya Alexis Sanchez. Pada musim 2018/2019 bersama Setan Merah, Sanchez bermain sebanyak 27 kali di seluruh kompetisi dengan mencetak dua gol dan empat assist.

Bersama Inter Milan di musim 2019/2020, pemain asal Chile itu bermain 31 kali dengan catatan empat gol dan sembilan assist.

MILAN, ITALY - JULY 01:  Alexis Sanchez of FC Internazionale celebrates after scoring the second goal of his team via penalty during the Serie A match between FC Internazionale and Brescia Calcio at Stadio Giuseppe Meazza on July 1, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)Alexis Sanchez bak hidup lagi di Inter Milan. (Getty Images/Emilio Andreoli)

Ketiganya tentu jadi senjata utama Inter Milan di laga final Liga Europa, untuk bisa menutup musim dengan meraih satu piala.

(aff/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com