sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 22 Okt 2020 12:53 WIB

Kolarov Kok Jadi Bek Tengah Lagi, Conte?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 21:  Aleksandar Kolarov of FC Internazionale competes for the ball with Breel Embolo (back) of Borussia Monchengladbach during the UEFA Champions League Group B stage match between FC Internazionale and Borussia Moenchengladbach at Stadio Giuseppe Meazza on October 21, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) Aleksandar Kolarov lagi-lagi gagal menjaga lini belakang Inter Milan dengan baik (Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Aleksandar Kolarov kembali dimainkan sebagai bek tengah oleh Antonio Conte. Kolarov gagal menjaga pertahanan dengan baik, Inter pun gagal menang lagi.

Kolarov terpaksa diturunkan sebagai bek tengah akhir pekan lalu saat menjamu AC Milan. Kolarov memang berposisi asli sebagai bek sayap kiri tapi Conte selaku pelatih kerap menempatkannya di posisi tengah sedari awal musim.

Conte seperti tak percaya dengan Milan Skriniar yang notabene berposisi asli bek tengah. Tapi, menurut Conte, Skriniar tidak bisa main bagus dalam formasi tiga bek kegemarannya.

Jadilah Inter sedari awal musim menurunkan dua bek tengah plus satu bek sayap, antara Kolarov atau Danilo D'Ambrosio. Formasi itu lantas tak berbuah manis ketika Kolarov dan D'Ambrosio bermain bareng di laga derby Milan lalu. Alessandro Bastoni yang biasa jadi bek tengah tengah absen usai positif COVID-19.

Kolarov bertanggung jawab atas dua gol Zlatan Ibrahimovic yang membuat Inter takluk dengan skor 1-2. Kolarov dan D'Ambrosio malah dimainkan lagi sebagai bek tengah bareng De Vrij saat menjamu Borussia Moenchengladbach di matchday I Liga Champions, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB.

Laga tersebut harusnya bisa dimenangi oleh Inter ketika unggul duluan lewat gol Romelu Lukaku di menit ke-49. Tapi keteledoran lini pertahanan khususnya Arturo Vidal sebagai benteng terakhir membuat Gladbach berbalik memimpin 2-1.

Vidal jadi penyebab penalti yang dieksekusi Remy Bensebaini. Gladbach berbalik unggul lagi lewat Jonas Hofmann yang memanfaatkan lowongnya ruang yang ditinggalkan Vidal dan menaklukkan Samir Handanovic.

Untung buat La Beneamata, ada Lukaku yang menyelamatkan Inter dari kekalahan di menit akhir laga lewat golnya. Skor akhir 2-2 dan Inter meneruskan catatan buruknya di Liga Champions, hanya dua kemenangan dari 11 pertandingan terakhirnya.

Menurut Antonio Conte, keputusannya memainkan dua bek sayap di formasi tiga bek karena Bastoni belum fit sebagai starter dan baru main di menit ke-79.

"Saya rasa kami tidak punya banyak pilihan di bench hari ini. Alessandro Bastoni baru dua kali latihan usai kena COVID, Marcelo Brozovic punya masalah otot, dan Stefano Sensi juga tidak bisa main. Radja Nainggolan bahkan baru berlatih kemarin," ujar Conte seperti dikutip Football-Italia.

(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com