sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 27 Okt 2020 15:30 WIB

Gladbach Vs Madrid: Laga 'Final' Los Blancos

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Real Madrids Toni Kroos, center, and Real Madrids Sergio Ramos, right, exercise during a training session prior the Champions League group B soccer match between Borussia Moenchengladbach and Real Madrid in Moenchengladbach, Germany, Monday, Oct. 26, 2020. (AP Photo/Martin Meissner) Gelandang Real Madrid Toni Kroos mengatakan laga melawan Borussia Moenchengladbach seperti final bagi timnya. (Foto: AP/Martin Meissner)
Madrid -

Real Madrid memperoleh modal positif jelang laga tandang ke Borussia Moenchengladbach. Gelandang Madrid Toni Kroos menyebut laga ini seperti final bagi timnya.

Madrid baru saja mengalahkan musuh bebuyutannya, Barcelona, dengan skor 3-1 di Camp Nou pada akhir pekan lalu. Kemenangan tersebut menghentikan laju buruk El Real karena sebelumnya menderita dua kekalahan mengejutkan dari tim promosi Cadiz 0-1 dan Shakhtar Donetsk 2-3 di matchday 1 Liga Champions.

Kini Madrid berpeluang melanjutkan momentumnya saat melawat ke Borussia-Park, Rabu (27/10/2020) dinihari WIB, di matchday 2. Laga tersebut menandai pertemuan pertama kedua tim sejak terakhir kali berduel di perempatfinal Piala UEFA 1985.

Kroos dkk. dalam tekanan besar untuk meraih kemenangan pertamanya di kompetisi ini. Menyusul kekalahan memalukan dari Shakhtar di mana Real Madrid tertinggal hingga tiga gol di babak pertama.

"Melawan Cadiz, tidak ada pemain yang tampil sesuai levelnya. Aku menjadi orang pertama yang mengakuinya. Kalau Anda bermain seperti kami, Anda akan kalah dari sebuah tim divisi empat," kata Kroos dilansir Marca.

"Melawan Shakhtar kami memang kurang percaya diri setelah kebobolan gol pertama mereka, tapi terkadang ya memang begitu. Tapi toh kami tidak pernah menyerah, seperti yang terlihat pada pertandingan Hari Sabtu."

"Kami mencoba mengubah situasi kami, tapi segalanya baik-baik saja karena kami memenangi sebuah pertandingan yang penting. Besok itu adalah sebuah final dan kami harus bermain lebih baik dari laga Hari Sabtu untuk mengalahkan Borussia," Kroos menambahkan.

Gelandang Jerman pemenang Piala Dunia 2014 itu menepis anggapan bahwa kekalahan beruntun Madrid dipengaruhi oleh perihal motivasi. "Kekalahan-kekalahan itu bukan soal motivasi. Kami sudah membicarakannya setelah laga-laga itu dan menerangkan situasi," dia melanjutkan.

"Kami tahu bahwa Clasico itu selalu istimewa, tapi di LaLiga Anda cenderung menang melawan tim-tim yang lebih lemah. Kami sudah bermain bagus melawan Barcelona berkali-kali, dan kehilangan poin melawan tim-tim lebih lemah. Pada musim lalu, kami menunjukkan bahwa tidak ada kekurangan motivasi," lugas Toni Kroos.

(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com