Juventus Gagal di Liga Champions, Bruno Fernandes Bela Ronaldo

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 12 Mar 2021 00:01 WIB
Manchester Uniteds Bruno Fernandes is seen during the English League Cup semifinal soccer match between Manchester United and Manchester City at Old Trafford in Manchester, England, Wednesday, Jan. 6, 2021. (Peter Powell/Pool via AP)
Bruno Fernandes menilai kegagalan Juventus di Liga Champions musim ini bukan tanggung jawab Cristiano Ronaldo semata (Foto: AP/Peter Powell)
Jakarta -

Cristiano Ronaldo disorot setelah Juventus tersingkir dari Liga Champions. Menurut Bruno Fernandes, kegagalan Juventus bukan tanggung jawab Ronaldo semata.

Langkah Juventus di Liga Champions musim ini cuma sampai babak 16 besar. Bianconeri disingkirkan oleh Porto. Meski menang 3-2 di leg kedua, Juventus kalah agresivitas gol tandang setelah agregat kedua tim imbang 4-4.

Ronaldo jadi salah satu pemain yang paling sidorot usai laga melawan Porto. Bintang asal Portugal itu dinilai bertanggung jawab atas gol kedua Porto yang dicetak Sergio Oliveira dari tendangan bebas.

Tak cuma itu, Ronaldo juga dinilai gagal memenuhi ekspektasi di Juventus. Direkrut senilai 100 juta euro dari Real Madrid pada musim panas 2018, Ronaldo diharapkan bisa membawa Juventus berjaya di Liga Champions.

Namun, Juventus justru makin melempem di Liga Champions sejak kedatangan Ronaldo. Sudah tiga musim berturut-turut Si Nyonya Tua tak bisa melewati babak perempatfinal kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu.

Bruno Fernandes pun memberikan pembelaannya untuk Cristiano Ronaldo. Menurut gelandang Manchester United itu, Ronaldo tak bisa membawa Juventus juara seorang diri.

"Cristiano adalah salah satu yang terhebat dalam sejarah sepakbola. Mentalitasnya menginspirasi mereka yang menggeluti olahraga ini," ujar Fernandes kepada La Gazzetta dello Sport.

"Dia sudah memenangi banyak gelar juara, tapi tidak ada yang bisa jadi juara sendirian."

"Saya mengerti kedatangannya di Juve sudah menciptakan ekspektasi besar untuk Liga Champions, tapi ketika sebuah tim kalah, seluruh skuad juga kalah, bukan cuma satu pemain."

"Saya tidak terkejut (dengan hasilnya). Porto punya mental juara. Mereka bermain agresif dan saya sudah mengira mereka akan menyulitkan Juventus," kata Fernandes menambahkan.



Simak Video "Usai 16 Tahun, Perempatfinal Liga Champions Tanpa Ronaldo-Messi"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/bay)