MU Vs Milan: Gagal Menang di Kandang, Setan Merah Dibayangi Sejarah Buruk

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 12 Mar 2021 08:20 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 11: Simon Kjaer of A.C. Milan  scores their teams first goal under pressure from Alex Telles of Manchester United during the UEFA Europa League Round of 16 First Leg match between Manchester United and A.C. Milan at Old Trafford on March 11, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Laga MU vs Milan di Old Trafford di leg pertama babak 16 besar Liga Europa berakhir imbang 1-1 (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Manchester -

Manchester United hanya dapat hasil seri saat menjamu AC Milan di leg pertama 16 besar Liga Europa. MU tak punya sejarah bagus ketika tidak menang di kandang.

Duel MU vs Milan di leg pertama babak 16 besar Liga Europa digelar di Old Trafford, Jumat (12/3/2021) dini hari WIB. MU yang sempat unggul lebih dulu akhirnya harus puas dengan hasil akhir 1-1.

MU membuka keunggulan pada menit ke-50 lewat gol Amad Diallo. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Namun, kemenangan MU yang sudah di depan mata buyar saat injury time. Simon Kjaer menjebol gawang Dean Henderson dengan sundulan pada menit ke-90+2.

Hasil ini bukan modal bagus buat Manchester United untuk menghadapi pertandingan leg kedua di kandang Milan pekan depan. MU juga tak didukung catatan statistik.

Menurut statistik yang dilansir BBC, MU seringnya gagal lolos ketika tidak menang di kandang di leg pertama dalam pertandingan kompetisi Eropa. Dari delapan duel terakhir di kompetisi Eropa, enam kali MU tersingkir ketika gagal memaksimalkan leg pertama di Old Trafford.

Yang terakhir terjadi di Liga Champions 2018/2019 saat bertemu Barcelona di perempatfinal. Tumbang 0-1 di leg pertama di Old Trafford, Setan Merah kemudian tersingkir setelah kalah 0-3 di Camp Nou.

Ole Gunnar Solskjaer mengakui hasil seri melawan Milan di Old Trafford menyulitkan Manchester United. Dia berharap MU bisa menebusnya dengan tampil menyerang di San Siro.

"Tentu ini jadi lebih menyulitkan. Anda tidak pernah senang ketika kebobolan di kandang. Satu menit jelang pertandingan selesai itu juga mengecewakan, tapi kami harus berani dan tandang ke sana dan mencobanya," ujar Solskjaer seperti dilansir Sky Sports.

"Ini jadi lebih berat tapi hasil ini juga membuat kami harus mencoba mencetak gol di sana dan memenangi pertandingan," lanjutnya.

"Itu mungkin malah cocok buat kami. Kami adalah tim yang lebih baik ketika menyerang, lebih direct," kata Solskjaer.

Pertandingan leg kedua antara Milan dan Manchester United akan digelar di San Siro pada 18 Maret.

(nds/bay)