Hadapi Madrid, Atalanta Pantang Parkir Bus

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 16 Mar 2021 19:00 WIB
BERGAMO, ITALY - FEBRUARY 24: Toni Kroos of Real Madrid is tackled by Luis Muriel of Atalanta B.C. during the UEFA Champions League Round of 16 match between Atalanta and Real Madrid at Gewiss Stadium on February 24, 2021 in Bergamo, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)
Atalanta tak akan main defensif saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions (Foto: Getty Images/Emilio Andreoli)
Jakarta -

Atalanta harus membalikkan keadaan atas Real Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions. Meski mengakui Madrid favorit, Atalanta tidak akan main defensif.

Atalanta kalah saat menjamu Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bertanding di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, La Dea harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1.

Itu berarti Atalanta wajib menang dengan selisih dua gol pada pertandingan leg kedua. Josip Ilicic dkk akan tandang ke Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (17/3/2021) dini hari WIB.

Menghadapi leg kedua, pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini berharap timnya tak lagi memikirkan kekalahan di leg pertama.

"Kami sadar Real Madrid bisa memakai sistem berbeda tapi kami siap menghadapi situasi berbeda. Kami tidak akan mengubah gaya kami," ujar Gasperini dalam konferensi pers seperti dilansir Football Italia.

"Kami minta maaf kami tidak memainkan leg pertama seperti yang kami inginkan. Kami harus main bertahan, tapi kami tidak boleh memikirkan itu. Itu sudah lewat."

"Sekarang lebih sulit, tapi kami punya motivasi ekstra. Kami ingin menghadapi tim terbaik di dunia untuk mengetahui level kami."

Gian Piero Gasperini mengakui membalikkan keadaan atas Real Madrid bukan perkara mudah. Gasperini pun akan meminta anak-anak didiknya untuk tampil berani menyerang.

"Kami tidak pernah mengubah pendekatan atau identitas kami. Kami bisa saja parkir bus dan menunggu peluang, tapi itu bukan mental kami," ucap Gasperini.

"Melawan Real Madrid itu sulit. Mereka tidak membuat kesalahan. Level mereka sangat tinggi, kami melihatnya di Bergamo dan kami akan melihat itu lagi besok. Mereka favoritnya, tapi pembuktiannya di lapangan."

"Kami termotivasi. Kalau ada kondisi yang tepat, kami akan mencoba menyulitkan Real Madrid dan menumbangkan ekspektasi," kata Gasperini.

(nds/cas)