Bayern Tersingkir Akibat Absennya Lewandowski?

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 06:00 WIB
PARIS, FRANCE - APRIL 13: Jamal Musiala of FC Bayern Munich looks dejected after  the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Paris Saint-Germain and FC Bayern Munich at Parc des Princes on April 13, 2021 in Paris, France. Sporting stadiums around France remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Absennya Robert Lewandowski memberi pengaruh besar akan tersingkirnya Bayern Munich dari Liga Champions (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Paris -

Bayern Munich tersingkir dari Liga Champions akibat tampil tak tajam. Absennya Robert Lewandowski saat jumpa Paris Saint-Germain punya pengaruh besar.

Bayern mampu mengalahkan PSG 1-0 di Parc de Princes pada leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Die Roten diciptakan oleh Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40.

Meski demikian, kemenangan ini tak cukup mengantar anak asuhan Hansi Flick melaju ke babak semifinal. Bayern harus tersingkir usai kalah produktivitas gol tandang setelah agregat sama kuat 3-3. Pasalnya pada leg pertama, Bayern kalah 2-3 di Allianz Arena.

Bayern sebenarnya punya banyak peluang menambah gol di laga ini untuk membawa mereka ke semifinal. Hal itu gagal dimanfaatkan oleh Die Bavaria akibat buruknya penyelesaian akhir.

Bayern mencatatkan 14 tembakan di laga ini dengan lima on target. Namun, hanya satu yang bisa mereka konversi menjadi gol.

Tumpulnya lini depan Bayern ini tak lepas dari absennya Robert Lewandowski akibat cedera lutut. Choupo-Moting yang menggantikan peran Lewandowski tak selevel dengan penyerang Polandia ini, meski mampu mencetak gol. Ia hanya bisa melepas satu tembakan sepanjang 90 menit.

Masalah ini sebenarnya sudah muncul pada leg pertama saat Lewandowski juga absen di laga tersebut. Bayern yang kalah 2-3 melepas total 31 tembakan, sedangkan PSG cuma membuat enam percobaan.

Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, turut mengakui bahwa timnya gagal mempertahankan gelar Si Kuping Besar akibat tumpulnya lini depan mereka saat melawan PSG.

"Normalnya, tim saya punya kualitas yang sangat baik di sepertiga akhir lapangan. Namun hari ini kami kurang dalam penyelesaian akhir," ujar Flick dikutip dari situs resmi UEFA.

"Kami harus menerimanya. Meskipun, kami jelas menginginkan hasil yang berbeda," jelasnya.

Bayern memang punya ketergantungan yang sangat tinggi kepada Lewandowski. Penyerang 32 tahun tersebut sudah mengemas 42 gol dari 36 laga di semua ajang musim ini.

Simak video 'Sukses Tendang Barcelona-Bayern Munich, PSG Favorit Juara?':

[Gambas:Video 20detik]




(pur/mrp)