Thomas Tuchel Akui Chelsea Tidak Enak Ditonton

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 20:15 WIB
Chelseas Jorginho, left, duels for the ball with Portos Jesus Corona during the Champions League quarter final second leg soccer match between Chelsea and Porto at the Ramon Sanchez Pizjuan stadium, in Seville, Spain, Tuesday, April 13, 2021. (AP Photo/Angel Fernandez)
Thomas Tuchel Akui Chelsea Tidak Enak Ditonton (AP/Angel Fernandez)
Sevilla -

Chelsea tidak tampil menghibur saat leg kedua perempatfinal Liga Champions kontra Porto. Thomas Tuchel mau tak mau memang harus melakukan itu.

Chelsea lolos ke semifinal Liga Champions dini hari tadi, Rabu (14/4). Itu setelah The Blues menyingkirkan Porto di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dalam leg kedua babak perempatfinal.

Chelsea sejatinya kalah 0-1 dari Porto pada pertandingan tersebut. Namun, klub asal London itu unggul dalam agregat karena mengantongi skor 2-0 pada leg pertama.

Chelsea memang tampil hati-hati dalam laga tersebut. The Blues tidak tampil gahar seperti di leg pertama, yang memporak-porandakan lini pertahanan Porto.

Chelsea lebih kalem untuk menguasai bola. Malah, Chelsea tercatat cuma sekali melepas tembakan menemui bidang.

SEVILLE, SPAIN - APRIL 13: Jesus Corona of Porto battles for possession with Ben Chilwell of Chelsea  during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Chelsea FC and FC Porto at Estadio Ramon Sanchez Pizjuan on April 13, 2021 in Seville, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)Chelsea main bertahan dengan rapat dan membuat tempo lambat (Getty Images/Fran Santiago)

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengaku kalau timnya memang menampilkan permainan yang tidak menghibur. Malah, tidak enak ditonton!

"Kami tahu, kami menampilkan permainan yang tidak menghibur dan tidak menarik untuk ditonton," kata Tuchel selepas laga seperti dilansir dari laman resmi UEFA.

"Saya mengakui hal itu. Sebab, tidak mudah kala menghadapi tim yang hebat seperti Porto," lanjutnya.

Chelsea bahkan bisa dibilang bermain bertahan dan cuma mengandalkan serangan balik dari para pemain sayap. Mau tidak mau, bagi Thomas Tuchel memang itulah cara untuk meredam Porto. Terbukti, Porto juga cuma melepas dua tembakan ke arah gawang.

"Itu adalah performa kami untuk meredam performa lawan. Itu adalah cara kami menghadapi mereka," tegas Tuchel.

"Kami mengapresiasi kerja keras para pemain, terutama para pemain muda. Di tengah jadwal ini, banyak pekerjaan berat menanti," tutup Tuchel.

Selanjutnya, Chelsea bakal menanti lawan di semifinal Liga Champions antara Liverpool atau Real Madrid.

(aff/raw)