Di Balik Performa Sip Federico Valverde di Markas Liverpool

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Jumat, 16 Apr 2021 16:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14: Sadio Mane of Liverpool is challenged by Federico Valverde of Real Madrid during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Liverpool FC and Real Madrid at Anfield on April 14, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Pemain Real Madrid Federico Valverde tampil apik melawan Liverpool karena terlecut insiden penyerangan bus tim sebelum laga. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Liverpool -

Penampilan apik ditunjukkan Federico Valverde saat Real Madrid meredam Liverpool 0-0. Hal itu ada kaitannya dengan insiden penyerangan bus Madrid jelang duel.

Hasil itu sudah cukup meloloskan Madrid ke semifinal Liga Champions dengan agregat 3-1. Melakoni laga perempatfinal leg II di Anfield, El Real bertahan dari gempuran serangan the Reds di hampir sepanjang pertandingan.

Valverde, yang berposisi asli sebagai gelandang, menempati pos bek kanan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dani Carvajal akibat cedera. Bermain selama 90 menit, pesepakbola Uruguay itu membuat 94 sentuhan, delapan intesepsi (terbanyak), memenangi tujuh duel, lima kali merebut bola dari lawan, tiga kali melewati lawan dengan sukses, tiga tekel, dan meciptakan dua peluang.

Rupanya ada sebuah hal khusus yang melecut Federico Valverde. Momen itu adalah serangan terhadap bus tim Real Madrid yang dilakukan oleh suporter Liverpool. Akibatnya, jendela bus mengalami kerusakan meski kacanya tidak sampai pecah dan tidak ada korban luka.

Valverde sendiri mengaku tidak asing dengan aksi intimidasi semacam itu yang tidak jarang terjadi di sepakbola Uruguay, kampung halamannya. "Aku datang dari sana dan itu wajar," kata dia kepada ESPN.

"Itu memberi Anda tambahan [motivasi] untuk bilang bahwa aku akan tampil di atas alpangan dengan insting pembunuh dan memberikan segala-galanya."

Selanjutnya, Federico Valverde cs akan menghadapi Chelsea untuk memperebutkan satu tiket di partai puncak Liga Champions. Di leg pertama, Real Madrid akan menjadi tuan rumah lebih dulu di Alfredo Di Stefano pada 27 April, baru gantian melawat ke Stamford Bridge sepekan berikutnya.

(rin/krs)