Saham MU dan Juventus Turun Usai European Super League Ditangguhkan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 21 Apr 2021 22:45 WIB
FRANKFURT AM MAIN, GERMANY - FEBRUARY 10:  An Index board is pictured during a trading session at the Frankfurt Stock Exchange on February 10, 2011 in Frankfurt am Main, Germany. According to media reports Deutsche Boerse, which owns the Frankfurt exchange, is in talks to buy NYSE Euronext, which owns the New York Stock Exchange as well as exchanges in Paris, Lisbon, Amsterdam and Brussels. Should the acquisition go through the new company would be home to publicly traded companies worth USD 15 trillion, or about 28 percent of global stock-market value.  (Photo by Ralph Orlowski/Getty Images)
Saham Manchester United dan Juventus turun usai European Super League ditangguhkan (Ilustrasi foto Saham oleh Getty Images/Ralph Orlowski)
New York -

European Super League akhirnya ditangguhkan karena derasnya kritik yang ada. Manchester United dan Juventus kena imbas ketika harga sahamnya turun. Duh!

Ide menggulirkan European Super League yang digagas 12 klub hanya berumur 48 jam. Setelah diumumkan pada Minggu (18/4) malam WIB, kompetisi antara klub-klub top Eropa itu akhirnya dihentikan per Rabu (21/4) pagi WIB.

Alasannya terlalu banyak resistensi yang muncul setelah European Super League diumumkan. Mulai dari pemain, pelatih/manajer, mantan pemain, hingga suporter yang paling keras menentang.

Bahkan perlawanan terjadi di seluruh stadion markas klub peserta European Super League. Selain itu, peserta European Super League juga diancam sanksi berat dari UEFA dan FIFA.

Kegagaan European Super League bergulir berimbas negatif kepada dua klub penggagasnya, Manchester United dan Juventus. Kebetulan dua klub itu sudah melantai di bursa saham.

Setelah harga saham kedua klub itu naik dua hari lalu, pada perdagangan hari ini, nilai sahamnya turun. Sebut saja saham MU (MANU) yang dibuka di harga 17,5 dolar AS per lembar saham di New York Stock Exchange, turun 6,03 persen menjadi 16,22 dolar AS.

Padahal harga saham Manchester United sempat melonjak hingga 17,6 dolar AS per lembarnya di hari pertama pengumuman European Super League. Selain itu keputusan mundurnya CEO Ed Woodward akhir tahun ini juga mempengaruhi.

Sementara Juventus (JUVE.MI)yang ditutup di angka 0,87 euro per lembar saham, kini turun ke angka 0,76 euro atau sekitar 12,32 persen

"Ini benar-benar bencana untuk klub-klub tersebut - seperti biasanya, investor pasti lebih hati-hati jika menanamkan saham di klub sepakbola," ujar Kepala Analis Pasar Markets.com Neil Wilson seperti dikutip Yahoosports.

"Ketika enam tim besar Inggris mundur, sementara di atas kertas tim italia dan Spanyol masih berkomitmen - saya pengin tahu seberapa lama mereka bisa bertahan," sambungnya.

(mrp/cas)