Man United Vs Roma: Hasrat Mkhitaryan Taklukkan Mantan

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 28 Apr 2021 20:35 WIB
ROME, ITALY - APRIL 22: Henrikh Mkhitaryan of A.S Roma controls the ball during the Serie A match between AS Roma and Atalanta BC at Stadio Olimpico on April 22, 2021 in Rome, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
Henrikh Mkhitaryan bakal bertemu mantan klubnya, Manchester United. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Manchester -

Henrikh Mkhitaryan akan kembali ke Old Trafford dengan seragam AS Roma. Mantan pemain Manchester United itu ingin membawa timnya menang atas Setan Merah.

Semifinal Liga Europa musim ini mempertemukan Roma dengan wakil Premier League, Man United. Leg pertama berlangsung di Old Trafford, Jumat (30/4/2021) dini hari WIB.

Duel Man United vs Roma memiliki makna tersendiri buat Mkhitaryan. Gelandang Il Lupi itu berhadapan dengan mantan klubnya.

Henrikh Mkhitaryan memang pernah berseragam Manchester United pada periode 2016-2018. Selama dua tahun di Old Trafford, dia sukses mempersembahkan gelar Liga Europa dan Piala Liga Inggris.

Selepas pengabdiannya di Man United, Mkhitaryan menghabiskan dua musim bermain untuk klub Inggris lainnya, Arsenal. Dia kemudian dipinjamkan ke AS Roma pada 2019 dan diikat permanen setahun berikutnya.

LEICESTER, ENGLAND - DECEMBER 23: Henrikh Mkhitaryan of Manchester United during the Premier League match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on December 23, 2017 in Leicester, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Henrikh Mkhitaryan saat berseragam Manchester United. (Foto: Catherine Ivill/Getty Images)

Mkhitaryan mengungkapkan jika dirinya masih berhubungan baik dengan rekan-rekan lamanya di Man United. Pemain asal Armenia itu tak jarang mengirim pesan kepada pemain-pemain senior Setan Merah semisal Paul Pogba dan David de Gea.

"Paul Pogba, David de Gea, Juan Mata, Marcus Rashford, Eric Bailly. Kami saling mengirim SMS, saya tidak akan mengatakannya setiap hari atau setiap bulan, tetapi kami melakukannya saat ada kesempatan. Selalu ada alasan untuk saling memberi salam," kata Mkhitaryan, dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

Meskipun laga ini menjadi semacam reuni buat Mkhitaryan, tapi dia tetap ingin memberikan yang terbaik untuk Roma. Pemain 32 tahun itu berhasrat menaklukkan Man United, demi bisa membawa timnya ke final Liga Europa dan menjadi juara.

"Kami satu-satunya tim Italia tersisa di Eropa. Badai cedera membuat rutinitas kami lebih rumit, sebab kami bermain tiga pertandingan dalam seminggu dan lawan kami hanya bertanding sekali. Namun, kami pantang mengeluh," ujarnya.

"Kami tahu bahwa hanya tersisa tiga laga lagi di Liga Europa, jadi kami harus bertarung dan menampilkan yang terbaik. Apabila kami memenangkan gelar ini, kami lolos otomatis ke Liga Champions," demikian kata Henrikh Mkhitaryan jelang laga Manchester United vs AS Roma.



Simak Video "AC Milan Tumbangkan AS Roma dengan 2-1"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/krs)