Solksjaer Sebenarnya Sudah Kepikiran Tak Pasang De Gea, tapi...

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 27 Mei 2021 12:30 WIB
Jakarta -

Kiper Manchester United David De Gea jadi sorotan usai final Liga Europa. Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer rupanya memang sempat berpikir untuk tak memasangnya.

Man United kalah di final Liga Europa 2021 dari Villarreal, Kamis (27/5) dini hari WIB. Laga itu sendiri harus dituntaskan lewat adu penalti usai kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Pada babak adu penalti, David De Gea gagal melindungi gawangnya dari 11 eksekusi penalti para penggawa Kapal Selam Kuning. Kiper asal Spanyol itu kemudian gagal ketika jadi algojo ke-11 the Red Devils.

Hal itu membuat Man United harus tunduk dengan skor 10-11 dari Villarreal di babak adu penalti. David De Gea cs mesti rela jadi runner-up, dengan Villarreal jadi juara Liga Europa.

Tak sedikit kemudian yang mempertanyakan keputusan Ole Gunnar Solskjaer tetap memainkan David De Gea di laga final Liga Europa kali ini. Hal itu terkait dengan potensi adu penalti di sebuah final dan rekor buruk De Gea dalam adu tos-tosan.

Dalam catatan WhoScored, paling tidak ada dua hal yang bikin keputusan Solskjaer mempercayakan gawang Man United kepada David De Gea dalam sebuah adu penalti jadi tanda tanya.

Banner Final Liga Europa

Yang pertama adalah bahwa David De Gea sudah kebobolan 36 penalti terakhir yang ia hadapi. Yang kedua, De Gea juga belum pernah bisa mengamankan gawangnya dari tendangan penalti lawan sejak 23 April 2016, alias lebih dari lima tahun lalu.

Fakta bahwa kegagalan di final Liga Europa 2021 ini bikin Man United mengakhiri musim nirgelar alias tanpa trofi semakin membuat keputusan itu dipertanyakan. Solskjaer sendiri mengaku sebenarnya sudah sempat menjajaki kemungkinan tak memainkan David De Gea.

"Ya, tentu saja semua skenario sudah dipertimbangkan," kata Solskjaer dalam wawancara usai laga.

"Menjelang pertandingan, (catatan De Gea saat adu penalti) itu sudah melintas di benak saya. Tapi kami percaya kepada David dan kami pun sudah siap."

"Apapun bisa terjadi di saat adu penalti. Jadi saya memilih untuk tetap mengandalkan kiper yang sudah bermain di seluruh laga (Liga Europa)," tuturnya.

(krs/aff)