Man City Berambisi Juara Liga Champions, Terinspirasi Liverpool

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 08 Jun 2021 20:00 WIB
Manchester Citys English defender Kyle Walker reacts at the end of the UEFA Champions League final football match between Manchester City and Chelsea FC at the Dragao stadium in Porto on May 29, 2021. (Photo by Jose Coelho / POOL / AFP)
Berambisi Juara Liga Champions, Man City Terinspirasi Liverpool. (Foto: AFP/JOSE COELHO)
Manchester -

Liverpool memenangi Liga Champions 2018/19 usai kalah di final musim sebelumnya. Manchester City berharap bisa meniru sukses rivalnya itu di musim depan.

The Reds mengangkat trofi 'Kuping Besar' untuk keenam kalinya setelah mengandaskan perlawanan Tottenham Hotspur 2-0 pada final di Wanda Metropolitano. Liverpool berhasil melakukan penebusan setelah kekalahan pahit di tangan Real Madrid 1-3 di Kiev pada 2018.

Di sisi lain, Man City akhirnya menorehkan langkah terjauhnya di kompetisi itu dengan mencapai final pada Mei lalu. Akan tetapi, pasukan Pep Guardiola itu mesti gigit jari usai dikalahkan Chelsea dengan skor 0-1 di Porto.

Padahal City lebih dijagokan juara ketimbang Chelsea usai tidak terkalahkan dari fase grup hingga semifinal. Selain itu, si Biru Langit juga dibekali dengan kemenangan telak 5-0 atas Everton di laga pamungkas Liga Inggris, sepekan sebelum partai puncak di Dragao sementara the Blues menutup liga dengan kekalahan di markas Aston Villa.

Pemain bertahan City Kyle Walker meyakini Chelsea memang layak menjadi kampiun Liga Champions musim lalu. Selanjutnya, Walker menginginkan agar timnya melaju jauh lagi pada 2021/22 lalu mengonversinya dengan gelar juara.

"Aku bahkan mengingat lagi pertandingan di Everton dan bilang, 'Aku bahkan tidak mau kami mencetak lima gol, tapi berilah kami satu gol saja! Satu gol di pertandingan itu dan menabung gol-gol untuk final Liga Champions,' tapi toh inilah sepakbola dan Chelsea memang tim yang sangat bagus," kata dia.

"[Mereka] sangat rapi dan seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, dalam waktu yang singkat kurasa manajernya telah bekerja dengan sangat baik untuk membawa mereka ke final, membawa mereka di tempatnya, dibandingkan ketika memasuki akhir Desember atau Januari. Anda harus angkat topi kepada dia atas apa yang dia capai dan yang dicapai klubnya."

"Ada banyak tim yang pernah masuk sebuah final seperti Liverpool; mereka menjejak final dan kalah dari Real Madrid. Tahun selanjutnya mereka kembali dan memenanginya. Mudah-mudahan kami bisa sungguh-sungguh seperti itu," ujar Walker dalam wawancaranya dengan Daily Mail.

(rin/cas)