Kartu Merah yang Begitu Disesali Barella

ADVERTISEMENT

Kartu Merah yang Begitu Disesali Barella

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 11 Des 2021 01:00 WIB
MADRID, SPAIN - DECEMBER 07: Nicolo Barella of FC Internazionale clashes with Eder Militao of Real Madrid before being shown a red card during the UEFA Champions League group D match between Real Madrid and FC Internazionaleat Estadio Santiago Bernabeu on December 07, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Nicolo Barella mendapat kartu merah di laga Real Madrid vs Inter Milan (Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Madrid -

Nicolo Barella menyesal terbawa emosi hingga membuatnya mendapat kartu merah di laga kontra Real Madrid. Ia diusir wasit usai meninju kaki Eder Militao.

Inter Milan tumbang 0-2 dari Madrid di Santiago Bernabeu pada matchday terakhir Grup D Liga Champions, Rabu (8/12/2021) dini hari WIB. Dua gol kemenangan El Real diciptakan oleh Toni Kroos pada menit ke-17 dan Marco Asensio pada menit ke-79.

Pada laga ini, Nerazzurri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-64. Hal ini terjadi usai Nicolo Barella mendapatkan kartu merah.

Barella dikartu merah usai meninju kaki Eder Militao. Barella tampak geram usai kalah berduel dengan Militao yang membuatnya harus menubruk papan iklan.

Tindakan Nicolo Barella ini jelas merugikan Inter yang sebenarnya secara permainan bisa mengimbangi Madrid. El Real hanya kalah tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen dibanding Inter dengan 49 persen.

La Beneamata dalam melancarkan serangan juga bisa membuat tiga tembakan ke arah gawang dari 17 percobaan sepanjang 90 menit. Sementara, Madrid tampil efektif dengan bikin lima tembakan ke arah ke gawang dari 15 upaya tembakan.

Barella kini menyesal terbawa emosi hingga mendapat kartu merah usai duelnya dengan Militao. Gelandang timnas Italia ini mengakui hal tersebut harusnya tak perlu terjadi. Barella meminta maaf atas sikap tak patutnya tersebut.

"Saya melakukan reaksi yang salah, itu tidak bagus untuk mereka yang menonton," kata Barella kepada SportMediaset seperti dikutip Calciomercato.

"Saya bereaksi, tetapi itu adalah sesuatu yang bisa saya hindari dan hal yang sama berlaku untuk Militao. Saya meminta maaf, berbicara dengannya dan wasit.

"Saya ingin meminta maaf setelah apa yang telah saya lakukan. Kemudian, jika mereka hanya memberi saya larangan bermain satu pertandingan, saya akan senang," jelasnya.

Kekalahan di Santiago Bernabeu bikin Si Ular gagal menggusur Real Madrid dari puncak klasemen Grup D. Los Blancos keluar sebagai juara grup dengan 15 poin unggul lima angka dari Inter di posisi kedua. Meski demikian kedua tim sama-sama lolos ke 16 besar.



Simak Video "Perpisahan Emosional Marcelo dengan Real Madrid"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/yna)

ADVERTISEMENT