Sevilla Dibantai Dortmund, Lopetegui Dipecat dan Nangis

ADVERTISEMENT

Sevilla Dibantai Dortmund, Lopetegui Dipecat dan Nangis

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 06 Okt 2022 08:20 WIB
SEVILLE, SPAIN - OCTOBER 05: Julen Lopetegui, Head Coach of Sevilla FC looks dejected after Karim Adeyemi (not pictured) of Borussia Dortmund scores their teams third goal during the UEFA Champions League group G match between Sevilla FC and Borussia Dortmund at Estadio Ramon Sanchez Pizjuan on October 05, 2022 in Seville, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Julen Lopetegui dipecat Sevilla. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Julen Lopetegui dipecat Sevilla menyusul kekalahan telak dari Borussia Dortmund 1-4. Mantan pemain Real Madrid itu juga menangis selepas laga.

Sevilla menjamu Dortmund dalam matchday ketiga Grup G Liga Champions. Meski bermain di hadapan suporter sendiri, Sevilla tumbang 1-4.

Dortmund mencabik-cabik gawang Sevilla tiga kali di babak pertama lewat Raphael Guerreiro, Jude Bellingham, dan Karim Adeyemi. Sevilla sempat memperkecil di babak kedua lewat Youssef En-Nesyri, namun tim tamu menambah gol lagi lewat Julian Brandt.

Kekalahan itu menjadi akhir dari perjalanan Lopetegui di Sevilla yang dimulai pada Juni 2019. Klub langsung mengumumkan pemecatan lewat situs resmi.

"Sevilla FC telah membebaskan Julen Lopetegui dari tugasnya sebagai pelatih tim utama setelah pertandingan melawan Borussia Dortmund," bunyi pernyataan klub.

Sevilla saat ini baru mengumpulkan satu poin dari tiga laga di Liga Champions. Los Nervionenses tertinggal lima angka dari Dortmund dan delapan dengan Manchester City.

Sevilla juga payah di LaLiga musim ini. Ivan Rakitic dkk. baru mengoleksi lima poin dari tujuh laga dan ini menempatkan mereka satu tingkat di atas zona degradasi.

Lopetegui mungkin sudah tahu bahwa laga melawan Dortmund adalah bagian dari pertaruhan nasibnya. Hal itu diindikasikan karena pelatih berusia 56 tahun tersebut menangis usai peluit akhir.

"Sekarang ya, tapi besok saya tidak akan," kata Lopetegui selepas laga yang dikutip dari As.

"Saya berterima kasih kepada semua orang dan para pemain yang telah memberi saya hal-hal indah. Saya sedih meninggalkan tim yang sangat saya cintai. Saya juga berterima kasih kepada para fans Sevilla," tegasnya.

Lopetegui menjalani masa indah di usim pertama. Dia membawa Sevilla menjadi juara Liga Europa dengan mengalahkan Inter Milan di laga pamungkas.



Simak Video "Xavi: Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Europa, Tapi Sevilla"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/raw)

ADVERTISEMENT