Jangan Mengeluh Terus, Xavi

ADVERTISEMENT

Jangan Mengeluh Terus, Xavi

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 08 Nov 2022 13:20 WIB
Xavi Hernandez coach of FC Barcelona during the La Liga match between FC Barcelona and UD Almeria at Spotify Camp Nou Stadium in Barcelona, Spain, on November 05th, 2022.  (Photo by Xavier Bonilla/NurPhoto via Getty Images)
Xavi Hernandez mengeluhkan hasil undian Liga Europa yang mempertemukan Barcelona dengan Manchester United. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jakarta -

Xavi Hernandez mengeluhkan hasil undian Liga Europa yang mempertemukan Barcelona dengan Manchester United. Sebelumnya, ia juga sempat mengeluh saat Blaugrana tersingkir di Liga Champions akibat segrup dengan Bayern Munich dan Inter Milan.

Barcelona 'hijrah' ke Liga Europa usai finis ketiga di Grup D Liga Champions. Mereka hanya menang dua kali, imbang sekali, dan kalah tiga kali sehingga hanya mengumpulkan tujuh poin.

Seusai tersingkir, Xavi mengakui timnya belum bermain sesuai standar Liga Champions. Namun ia juga menyebut segrup dengan Inter dan Bayern juga menyulitkan jalan Barcelona.

"Kami kurang dewasa. Kami memiliki banyak pemain muda dan tergabung dalam grup terburuk di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah pemain kami juga cedera," ujar Xavi, dikutip ESPN.

"Jelas bukan alasan, namun kondisi itu telah menyakiti kami. Dibandingkan musim lalu, kami memiliki skuad yang lebih baik dan telah memberikan citra yang lebih baik di Eropa. Tapi kami belum memenuhi tugas itu," sambungnya.

Usai terlempar ke Liga Europa, Barcelona harus menjalani laga playoff lebih dulu melawan salah satu runner-up grup di Liga Europa jika ingin melaju ke 16 besar. Xavi lagi-lagi merasa apes karena terundi dengan MU.

Barcelona players react after Bayern's Benjamin Pavard scores his side's third goal during the Champions League Group C soccer match between Barcelona and Bayern Munich at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Wednesday, Oct. 26, 2022. (AP Photo/Joan Monfort)Para pemain Barcelona tertunduk usai tumbang di tangan Bayern Munich dan sudah dipastikan tersingkir di Liga Champions. Foto: AP/Joan Monfort

"Sekali lagi undiannya memberikan lawan tersulit buat kami. Tapi kami akan menantikannya dan akan bertarung. Mereka tim yang punya sejarah, mereka sudah tumbuh pesat dengan kehadiran Ten Hag, mereka punya pemain-pemain bagus," ujar Xavi, dikutip Sport.

"Ini undian terburuk yang bisa kami dapatkan. Sekali lagi. Tidak beruntung. Tapi terkadang merupakan sebuah keuntungan untuk menghadapi tim-tim terbaik. Terkadang itu memunculkan kemampuan terbaik kami di sini dan di Old Trafford. Ini adalah tantangan."

Meski 'apes' di kancah Eropa, sejauh ini Barcelona tampil bagus di Liga Spanyol. Hingga pekan ke-13, mereka berada di puncak klasemen dengan 34 poin, unggul dua angka dari Real Madrid di posisi kedua.

Keluhan Xavi mungkin terbilang wajar jika melihat situasi yang ia hadapi, namun bukankah calon juara harusnya bisa mengalahkan siapa saja? Hal ini yang perlu dibuktikan oleh pelatih 42 tahun tersebut.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT