Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica, harus rela lewati babak playoff 16 besar. Jude Bellingham menyebut Los Blancos benar-benar tampil buruk!
Real Madrid bertamu ke Benfica pada Kamis (29/1) dini hari WIB di Lisbon dalam matchday terakhir Liga Champions fase klasemen. Tuan rumah menang dramatis 4-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Real Madrid bisa unggul duluan lewat gol Kylian Mbappe. Gol Schjelderup dan penalti Pavildis bawa Benfica comeback di babak pertama.
Schjelderup bisa bikin brace di awal babak kedua pada menit ke-54, Mbappe samakan lagi empat menit kemudian. Gol sundulan kipr Turbin di detik-detik akhir bawa Benfica menang 4-2, membuat si Elang bisa amankan posisi ke-24, batas akhir ke babak playoff 16 besar.
Real Madrid harus bermain dengan sembilan orang, setelah Asencio dan Rodrygo sama-sama kena akumulasi kartu kuning kedua berujung kartu merah. Asencio karena tekelnya, Rodrygo karena aksi protesnya.
Real Madrid akhirnya finis di peringkat kesembilan. Jude Bellingham menyebut, timnya tampil buruk banget!
"Jelas, kekalahan ini mengerikan. Kami tidak menyangkanya," keluh Bellingham dilansir dari CBS Sports.
"Kami kebobolan dari gol-gol yang seharusnya tidak terjadi. Mereka lebih intens, lebih agresif, mereka memenangkan semua bola," paparnya.
"Kami tidak bisa melakukan hal-hal dasar dengan baik. Kami tidak bisa membuat peluang. Kami harus nonton lagi pertandingan hari ini," tutupnya.
Real Madrid total mengumpulkan 15 poin dari delapan laga, hanya selisih satu poin dari Manchester City di atasnya. Andai Madrid bisa imbangi Benfica, mereka bisa finis di peringkat delapan dan langsung kunci tiket ke 16 besar Liga Champions.
Bagi Benfica, kemenangan atas Los Blancos itu membuat peluang mereka masih hidup. Timnya Jose Mourinho finis di peringkat ke-24, lanjut ke babak playoff.
(aff/cas)










































