Benfica mengalahkan Real Madrid 4-2 untuk lolos ke playoff. Pelatih Benfica Jose Mourinho melakukan perayaan gol terakhir timnya di depan bench lawan.
Kiper Benfica Antoliy Trubin mencetak gol sundulan di akhir injury time pada matchday 8 Liga Champions, Rabu (28/1). As Augias ke playoff babak 16 besar usai finis di peringkat 24 klasemen dengan keungulan satu gol dari Marseille di bawahnya (25).
Baca juga: Pertama Kalinya Mourinho Setegang Ini |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol Trubin itu membuat Stadion Da Luz berguncang. Para staf kepelatihan dan para pemain cadangan Benfica tumpah ruah ke dalam lapangan, dan Mourinho terlihat mengepalkan tangannya ke udara dan membuat isyarat-isyarat kepada suporter di tribune.
Aksi tersebut dilakukan Jose Mourinho di depan bench Real Madrid, di mana Arbeloa duduk. Aksi tersebut bukan hanya tidak terhormat, tapi juga karena Alvaro Arbeloa bukan sekadar kolega bagi Mourinho melainkan mantan pemainnya ketika masih membesut Los Blancos di masa lalu.
Look at how Jose Mourinho is celebrating. FOOTBALL HERITAGE π pic.twitter.com/HHxiinRDkW
β Goals Side (@goalsside) January 28, 2026
"Saya minta maaf karena cara saya merayakannya," ucap pelatih berjuluk the Special One dilansir ESPN.
"Namun, Alvaro itu kan orang yang paham sepakbola, dan dia sangat mengetahui bahwa di momen itu Anda lupa bahwa itu adalah Real Madrid, dan ada Alvaro di bangku cadangan, dan [perwakilan Madrid] Chendo dan semua orang-orang Anda, Anda lupa akan semuanya. Saya sudah minta maaf," kata Jose Mourinho.
Setelah kekalahan itu, Real Madrid urung lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions. Madrid akhirnya finis kesembilan, sehingga harus melakoni laga playoff dua leg seperti Benfica. Drawing playoff Liga Champions dijadwalkan besok (30/1/2026).
(rin/nds)











































