Dibantai Galatasaray Bukti Juventus Kewalahan saat Jadwal Padat

Dibantai Galatasaray Bukti Juventus Kewalahan saat Jadwal Padat

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 19 Feb 2026 09:00 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Play Off - First Leg - Galatasaray v Juventus - Rams Park, Istanbul, Turkey - February 17, 2026 Juventus Kenan Yildiz looks dejected after Galatasarays Noa Lang scores their fourth goal REUTERS/Umit Bektas
Foto: REUTERS/Umit Bektas
Istanbul -

Alessandro Del Piero menilai Juventus selalu kewalahan ketika menghadapi jadwal padat. Hal tersebut terbukti saat Si Nyonya Tua terbantai di markas Galatasaray.

Juventus kalah telak atas Galatasaray 2-5 pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions di Rams Park, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Lima gol tuan rumah lahir lewat Gabriel Sara, brace Noa Lang, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Juventus hanya bisa membalas dari dua gol Teun Koopmeiners.

Kekalahan ini bikin langkah Juventus ke 16 besar terbilang berat. Mereka harus menang dengan selisih lebih dari tiga gol pada leg kedua di Allianz Arena pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, menilai Bianconeri tampil buruk saat melawan Galatasaray. Mereka tak cukup baik secara mental dan Fisik.

Del Piero merasa performa buruk di laga melawan Galatasaray menunjukkan level permainan Juventus. Si Nyonya Tua kesulitan bermain konsisten saat menghadapi jadwal padat.

ADVERTISEMENT

Juventus harus menghadapi tiga laga dalam sepekan termasuk melawan Galatasaray. Dalam tiga laga tersebut, mereka tak pernah menang. Sebelum kalah dari Galatasaray, Juventus tumbang lawan Inter Milan 3-2 dan diimbangi Lazio 2-2.

Del Piero berharap pelatih Juventus, Luciano Spalletti segera menemukan solusi atas masalah ini. Jika tidak, Juventus bakal selalu kesulitan saat bermain tiga kali dalam sepekan.

"Galatasaray bermain sangat baik, mereka bermain lebih baik. Juve sangat kesulitan, secara mental dan fisik," ujar Del Piero dikutip dari Football Italia.

"Ketika Anda bermain setiap tiga hari dan Anda harus berada dalam performa terbaik di setiap pertandingan, di situlah Anda melihat potensi sebenarnya dalam sebuah tim dan di situlah tim tersebut dapat bercita-cita untuk mencapai hasil yang maksimal."

Jika Juve tidak dapat melakukan itu, mereka akan kesulitan dengan tiga pertandingan dalam seminggu, terlepas dari apa yang telah mereka tunjukkan di minggu-minggu sebelumnya," jelasnya.



(pur/bay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads