Benfica Ajukan Banding Sanksi Prestianni ke UEFA

Benfica Ajukan Banding Sanksi Prestianni ke UEFA

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 24 Feb 2026 03:30 WIB
Gianluca Prestianni disanksi larangan bermain oleh UEFA menyusul dugaan rasisme ke Vinicius Junior. Benfica mengajukan banding atas hukuman pemainnya.
Gianluca Prestianni (kanan) dihukum UEFA. (Foto: Getty Images/Angel Martinez)
Lisbon -

Gianluca Prestianni disanksi larangan bermain oleh UEFA menyusul dugaan rasisme ke Vinicius Junior. Benfica mengajukan banding atas hukuman pemainnya tersebut.

Laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon akhir pekan lalu diwarnai kontroversi. Vinicius diduga menjadi korban hinaan rasisme yang dilontarkan Prestianni.

Vinicius mengklaim dirinya dipanggil 'monyet' oleh Prestianni. Klaim tersebut dibantah Prestianni yang menyebut dirinya menghina winger Real Madrid itu sebagai 'homo' alih-alih 'mono' (monyet dalam bahasa Spanyol).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Real Madrid pun mengajukan keluhan kepada UEFA atas insiden yang menimpa Vinicius. UEFA kemudian menunjuk inspektur etika dan disiplin untuk mengusut kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

UEFA memutuskan melarang Prestianni tampil dalam leg kedua laga Benfica kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026). Putusan ini bersifat sementara selagi kasus terus diinvestigasi.

Menukil media Portugal A Bola, Benfica keberatan dengan sanksi yang diterima Prestianni. As Aguas juga menegaskan posisi klub yang selama ini teguh melawan rasisme.

"Sport Lisboa e Benfica telah diberitahu tentang keputusan UEFA untuk menjatuhkan hukuman skorsing sementara satu pertandingan kepada pemainnya, Gianluca Prestianni, sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung atas insiden yang terjadi selama pertandingan melawan Real Madrid," begitu isi pernyataan resmi Benfica, dilansir dari A Bola.

"Klub menyesalkan kehilangan pemain tersebut sementara proses masih dalam penyelidikan dan akan mengajukan banding atas keputusan UEFA ini, meskipun tenggat waktu yang dimaksud kemungkinan tidak akan berdampak praktis pada leg kedua babak play-off Liga Champions," ujarnya.




(bay/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads