Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions musim ini. Kartu merah Pau Cubarsi mengubah arah jalannya laga.
Bertanding di Camp Nou pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Barcelona sejatinya tampil dominan di 40 menit awal babak pertama. Setidaknya sembilan tembakan mereka lepaskan, empat mengarah ke gawang.
Namun petaka hadir saat Giuliano Simeone yang lepas dari penjagaan usai menerima umpan terobosan lalu dijatuhkan Cubarsi. Dengan status sebagai bek terakhir, ia akhirnya diganjar kartu merah langsung oleh wasit Istvan Kovacs pada menit ke-44.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
La bola se le queda atrΓ‘s y Cubarsi pega con la pierna con la que Giuliano intenta arrastrar el balΓ³n.
β LUIS FCO. (@lximenez) April 8, 2026
Cumple con las caracterΓsticas para ser roja ? pic.twitter.com/LS6ocePZCn
Atletico tak perlu menunggu lama untuk memimpin. Julian Alvarez langsung menuntaskan tendangan bebas yang bermula dari pelanggaran Cubarsi menjadi gol. Alexander Sorloth lalu menggandakan skor di menit ke-70 lewat crossing Matteo Ruggeri.
Barcelona yang terus mencoba mengontrol permainan meski bermain dengan 10 orang mengakhiri laga dengan 18 percobaan, tiga kali lipat dari milik Atletico. Namun tetap tak cukup untuk mencetak gol.
"Sebelas lawan sebelas, kami bermain bagus, mengendalikan permainan. Kartu merah mengubah segalanya. Anda bisa tahu tim dengan level seperti ini," ujar bek Gerard Martin usai laga, dikutip Marca.
Baca juga: PSG Vs Liverpool: The Reds Tumbang 0-2 |
"Kami memiliki cukup banyak peluang tetapi belum berhasil mencetak gol. Mereka tidak memiliki banyak peluang namun lebih klinis dalam memanfaatkan peluang mereka."
"Kami kecewa dengan jalannya pertandingan. Kami tahu kami bisa pergi ke sana (Madrid) dan membalikkan keadaan," tegasnya.
Pelatih Barcelona Hansi Flick tak yakin apakah keputusan wasit sudah tepat untuk mengusir Cubarsi. "Saya tidak tahu, itu bisa jadi kartu merah atau mungkin tidak. Saya tidak yakin apakah dia (Cubarsi) cukup menyentuhnya. Bola berada di belakang (Simeone)," ujar pelatih asal Jerman itu.
Kekalahan ini membuat Barca wajib menang dengan selisih minimal tiga gol saat gantian bertamu ke Madrid pekan depan.
(adp/nds)











































