Barcelona Dinilai Terlalu Bergantung pada Raphinha dan Lamine Yamal

Barcelona Dinilai Terlalu Bergantung pada Raphinha dan Lamine Yamal

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Jumat, 10 Apr 2026 12:20 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Quarter Final - First Leg - FC Barcelona v Atletico Madrid - Spotify Camp Nou, Barcelona, Spain - April 8, 2026 FC Barcelonas Lamine Yamal reacts REUTERS/Nacho Doce
Foto: REUTERS/Nacho Doce
Amsterdam -

Ronald Koeman menganalisis kekalahan mantan timnya, Barcelona, dari Atletico Madrid. Hasil itu tak lepas dari ketergantungan Barca dengan Raphinha dan Lamine Yamal.

Barca tersungkur di kandangnya sendiri usai menyerah 0-2 pada perempatfinal leg I Liga Champions. Kartu merah bek muda Pau Cubarsi jelang turun minum menyulitkan Blaugrana di sisa waktu permainan.

Julian Alvarez dan Alexander Sorloth jadi penentu kemenangan Atletico lewat gol-golnya di masing-masing babak. Dengan demikian, Barcelona akan menghadapi tugas berat di leg kedua di Metropolitano karena wajib menang dengan selisih tiga gol untuk menembus semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lamine Yamal sendiri tampil impresif di sepanjang permainan. Winger Barcelona itu menciptakan satu peluang bersih, sekali menembak ke arah gawang lawan, dan membuat tiga umpan kunci. Meski demikian, Koeman percaya Barca merindukan pengaruh Raphinha, yang absen akibat cedera.

ADVERTISEMENT

"Sekarang ini, seluruh sistemnya terlalu mengandalkan Raphinha dan Lamine Yamal," sahut pelatih yang kini menangani Timnas Belanda itu kepada AS. "Ketika dua pemain ini tidak terlalu terlibat atau tidak menampilkan performa terbaik mereka, tim kehilangan kreativitas, ritme, dan rasa percaya dirinya."

"Hari ini, saya merasakan Marcus Rashford jadi satu-satunya pemain yang berusaha mendukung Yamal dan menciptakan ancaman dalam penyerangan. Namun, di level ini hal itu tidak cukup; Anda memerlukan lebih banyak pemain untuk unjuk gigi dan mengambil tanggung jawabnya," sambung dia.

"Dan terus terang saja, rasanya sedih melihat Barcelona kalah seperti ini di kandangnya sendiri. Stadion ini dulunya adalah sebuah tempat di mana tim-tim tamu menderita. Sekarang tim-tim datang ke sini dan percaya mereka bisa menang, dan itu adalah sebuah masalah yang sangat besar," Koeman menambahkan.

Laga perempatfinal leg kedua Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona akan dihelat pada Rabu (15/4) dinihari WIB.




(rin/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads