Liverpool mendesak Paris Saint-Germain sejak kick-off dan punya sejumlah kans bagus. Salah satunya dari Virgil van Dijk, yang diblok Marquinhos di depan gawang.
Liverpool harus mengakui kemenangan PSG 0-2 dalam laga di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, pada leg kedua perempatfinal Liga Champions. Si Merah datang dengan defisit dua gol, usai kalah 0-2 di leg pertama di Paris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran kalau Arne Slot menginstruksikan para pemainnya bermain agresif sejak awal. Peluang bagus pertama didapatkan pada menit ke-33, kala umpan lambung Mohamed Salah coba disambar Florian Wirtz namun dihalau oleh Matvei Safonov.
Nah, bola lantas bergulir liar ke arah Virgil van Dijk di depan gawang. Saat bek timnas Belanda itu hendak menyambarnya, Marquinhos yang menyadari ancaman langsung menjulurkan kaki untuk memblok bola.
Penyelamatan itu bisa dibilang krusial buat PSG. Sebab andai gol tercipta, Liverpool mendapatkan momentum dan angin segar untuk mengejar.
"Buat seorang bek, momen-momen seperti itu terasa lebih baik dari mencetak gol. Itulah yang paling saya nikmati. Saya lihat Van Dijk datang dan secara refleks mengarahkan bola ke bola. Ini detail-detail yang mengubah pertandingan," kata Marquinhos menikmati momen penyelamatannya.
"Liverpool memakai kekuatan mereka, tapi kami solid. Kemudian kami akhirnya bisa mencetak gol. Anda harus tahu cara melakukannya dan bersikap kuat saat situasi menjadi sulit. Kami tahu kok kami belum lolos setelah leg pertama, jadi mentalitasnya waktu ke sini adalah untuk menang," ujar bek asal Brasil tersebut kepada Canal+.
Saksikan Live DetikPagi:
(raw/mrp)











































