Atletico Kalah, Simeone Ribut dengan Direktur Arsenal

Atletico Kalah, Simeone Ribut dengan Direktur Arsenal

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 06 Mei 2026 10:20 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 05: Diego Simeone, Head Coach of Atletico de Madrid, reacts during the UEFA Champions League 2025/26 Semi Final Second Leg match between Arsenal FC and Atletico de Madrid at Arsenal Stadium on May 05, 2026 in London, England. (P
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. (Foto: Harry Murphy - UEFA/UEFA via Getty Images)
London -

Atletico Madrid disingkirkan Arsenal di semifinal Liga Champions. Pelatih Los Colchoneros, Diego Simeone, sempat ribut dengan direktur The Gunners.

Arsenal mengalahkan Atletico 1-0 lewat gol Bukayo Saka pada leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Pasukan Mikel Arteta merebut tiket dengan keunggulan agregat 2-1.

Pertandingan leg kedua di Emirates Stadium, London, berjalan ketat. Di menit-menit akhir pertandingan, keributan bahkan sempat terjadi, melibatkan Simeone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tepi lapangan, Simeone sempat bersitegang dengan Andrea Berta, direktur olahraga Arsenal. Momennya terjadi di menit-menit akhir.

Diego Simeone, yang terlihat protes karena pemain Arsenal coba mengulur-ulur pertandingan, kemudian kesal. Pelatih Atletico Madrid itu langsung berjalan area staf Arsenal, mengarah ke Andrea Berta. Simeone kemudian mendorong Berta, dan memicu keributan. Staf kedua tim langsung memisahkannya.

ADVERTISEMENT

Andrea Berta bukan sosok asing bagi Simeone. Sebab, keduanya sempat bekerja sama di Atletico sejak 2013.

Berta sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik, sebelum dipromosikan sebagai Direktur Olahraga Atletico. Ia membantu Simeone bisa memenangkan semua gelar, di antaranya dua titel LaLiga, serta sekali trofi Copa del Rey, Liga Europa, Piala Super Eropa, hingga Piala Super Spanyol.

Pada 2025, Andrea Berta pindah ke Arsenal. Ia menggantikan Edu Gaspar, dan bisa menghadirkan sederet bintang ke Emirates Stadium seperti Viktor Gyokeres, Noni Madueke, dan Martin Zubimendi.

Tangan dingin Andrea Berta langsung terlihat di musim pertamanya. Ia membantu Arsenal ke final Liga Champions, juga tengah berpeluang juara Liga Inggris.




(yna/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads