Harry Kane oh Harry Kane

Harry Kane oh Harry Kane

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 07 Mei 2026 15:40 WIB
MUNICH, GERMANY - MAY 06: Harry Kane of FC Bayern Munich looks dejected after his side were knocked out of the UEFA Champions League following the UEFA Champions League 2025/26 Semi Final Second Leg match between FC Bayern MΓΌnchen and Paris Saint-Ge
Foto: Getty Images/Adam Pretty
Jakarta -

Harry Kane gagal bawa Bayern Munich ke final Liga Champions. Sang striker memang tokcer dalam urusan gol tapi trofi-trofi besar belum juga diraihnya.

Bayern Munich kalah agregat 5-6 dari PSG dan harus tersingkir di semifinal Liga Champions. Harry Kane jadi sorotan, sebab dirinya kembali gagal dapatkan kans untuk menangi trofi Si Kuping Lebar!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harry Kane masih jadi jagoan Bayern Munich, sudah kemas 14 gol di Liga Champions musim ini. Di Bundesliga (yang sudah dimenanginya musim ini), sudah kemas 33 gol dari 29 laga.

Padahal jika Bayern bisa menangi Liga Champions musim ini, Kane disebut-sebut jadi favorit untuk menangi Ballon d'Or!

ADVERTISEMENT

Pundit sepakbola sekaligus legenda Liverpool, Jamie Carragher bersimpati kepada Harry Kane. Baginya, Kane bisa dibilang sebagai salah satu striker terbaik Inggris sepanjang masa.

Sayangnya, tak banyak trofi yang didapat...

"Saya beberapa kali bilang, kalau Kane adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dilahirkan Inggris. Sayangnya, dia belum pernah memenangi trofi-trofi bergengsi," jelasnya di CBS Sports.

Kane beberapa kali tembus final di kompetisi besar. Walau akhirnya, Kane harus gigit jari.

"Dia pernah capai final Liga Champions bersama Tottenham, lalu final Euro bersama Inggris dan semifinal Piala Dunia, kemudian kini berhenti di semifinal Liga Champions. Sayangnya, dia tidak beruntung," papar Carragher.

"Ya inilah sepakbola, permainan tim, bukan cuma satu-dua orang," tambahnya.

Carragher menutup, para striker subur dari Inggris tampaknya memang punya masalah susah dapat trofi-trofi besar. Sebelum Harry Kane, ada beberapa nama yang juga senasib.

"Saya rasa itu jadi masalah di Inggris, ketika para striker hebat susah menangi trofi bergengsi. Sebelumnya ada Gary Lineker dan Alan Shearer, yang rekor pribadinya amazing tapi tidak banyak trofi yang didapat," tutupnya.

(aff/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads